Sekolah favorit di Sulsel tak punya kursi & meja
Kamis, 11 Oktober 2012 - 06:49 WIB
Sekolah favorit di Sulsel tak punya kursi & meja
A
A
A
Sindonews.com - Proses belajar mengajar ratusan siswa SMA 1 Bajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terganggu karena sejak lima bulan terakhir belajar tanpa menggunakan kursi dan meja.
Sayangnya, sekolah terkesan membiarkan kondisi itu, padahal para siswa dan guru sudah banyak mengeluh. Berdasarkan pantauan, ratusan siswa kelas satu di dua kelas ini tidak mempunyai meja dan kursi sehingga para siswa baru di sekolah favorit ini terpaksa duduk melantai dengan beralaskan terpal.
Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar terganggu karena siswa tidak konsentrasi menerima pelajaran dari gurunya. “Terus terang kami terganggu dengan kondisi belajar tanpa menggunakan meja dan kursi,” kata Wahyudi, siswa kelas 1 SMA 1 Bajeng, kemarin.
Wahyudi berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, khususnya Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikorda).
“Kami minta kepastian dari Dikorda agar segera menyediakan meja dan kursi bagi kami supaya proses belajar di sekolah ini khususnya siswa kelas satu berjalan lancar,” tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadikorda) Gowa Idris Faisal Kadir mengklaim pihaknya sudah menyalurkan bantuan mebel seperti meja dan kursi di SMA 1 Bajeng.
“Sejak dua hari lalu pemkab mulai menyalurkan bantuan ke SMA 1 Bajeng. Insya Allah dalam waktu dekat semua kebutuhan mendesak sudah diselesaikan sehingga proses belajar mengajar di sekolah itu berjalan lancar,” kata Idris.
Kepala Bidang Pendidikan dan Menengah (Kabid Dikmen) Dikorda Gowa Syamsuddin menambahkan, pengadaan meja dan kursi untuk SMA 1 Bajeng sudah mulai disalurkan secara bertahap. “Perajin meja dan kursi tempat Diknas mengorder berusaha memenuhi pesanan tepat waktu,” tuturnya.
Sayangnya, sekolah terkesan membiarkan kondisi itu, padahal para siswa dan guru sudah banyak mengeluh. Berdasarkan pantauan, ratusan siswa kelas satu di dua kelas ini tidak mempunyai meja dan kursi sehingga para siswa baru di sekolah favorit ini terpaksa duduk melantai dengan beralaskan terpal.
Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar terganggu karena siswa tidak konsentrasi menerima pelajaran dari gurunya. “Terus terang kami terganggu dengan kondisi belajar tanpa menggunakan meja dan kursi,” kata Wahyudi, siswa kelas 1 SMA 1 Bajeng, kemarin.
Wahyudi berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, khususnya Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikorda).
“Kami minta kepastian dari Dikorda agar segera menyediakan meja dan kursi bagi kami supaya proses belajar di sekolah ini khususnya siswa kelas satu berjalan lancar,” tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Kadikorda) Gowa Idris Faisal Kadir mengklaim pihaknya sudah menyalurkan bantuan mebel seperti meja dan kursi di SMA 1 Bajeng.
“Sejak dua hari lalu pemkab mulai menyalurkan bantuan ke SMA 1 Bajeng. Insya Allah dalam waktu dekat semua kebutuhan mendesak sudah diselesaikan sehingga proses belajar mengajar di sekolah itu berjalan lancar,” kata Idris.
Kepala Bidang Pendidikan dan Menengah (Kabid Dikmen) Dikorda Gowa Syamsuddin menambahkan, pengadaan meja dan kursi untuk SMA 1 Bajeng sudah mulai disalurkan secara bertahap. “Perajin meja dan kursi tempat Diknas mengorder berusaha memenuhi pesanan tepat waktu,” tuturnya.
(san)