Target e-KTP Kota Bandung molor
Minggu, 07 Oktober 2012 - 15:27 WIB
Target e-KTP Kota Bandung molor
A
A
A
Sindonews.com - Program Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik (E-KTP) Kota Bandung yang ditargetkan rampung pada Oktober 2012, dipastikan molor. Pasalnya, sampai saat ini baru 56,43 persen warga yang tercatat sudah membuat e-KTP.
Kepala Bidang (Kabid) Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdikcapil) Kota Bandung Dicky Kuswara menuturkan, kendala alat perekam yang rusak menjadi faktor penyebab melesetnya hal tersebut.
“Kita sampai pinjam alat perekam ke Kota Garut sebanyak 20 unit. Tapi belum terpenuhi,” katanya, di Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/10/2012).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, alat perekam yang dipinjam dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga dianggap belum bisa memadai untuk mencapai target.
Untuk itu, target nasional yang semula akan tercapai pada bulan Oktober 2012. Maka akan ditargetkan selesai pada awal 2013 mendatang.
Menurutnya, potensi di setiap kecamatan terdapat sekitar 60 ribu pendaftar. Namun, alat untuk satu perekam hanya berkapasitas 15 ribu orang.
“Beberapa wilayah sudah ada yang selesai dengan potensi di bawah angka 50 ribu seperti Kecamatan Cinambo dan Bandung Wetan,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada warga Kota Bandung yang sudah memiliki kartu pendatftaran agar segera melakukan perekaman sesuai jadwal.
"Selain alat perekam, kendala lain adalah warga yang tidak tepat waktu saat melakukan perekaman dengan alasan ada yang di luar kota dan banyak hal lainnya," pungkasnya.
Kepala Bidang (Kabid) Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdikcapil) Kota Bandung Dicky Kuswara menuturkan, kendala alat perekam yang rusak menjadi faktor penyebab melesetnya hal tersebut.
“Kita sampai pinjam alat perekam ke Kota Garut sebanyak 20 unit. Tapi belum terpenuhi,” katanya, di Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/10/2012).
Lebih lanjut ia mengungkapkan, alat perekam yang dipinjam dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar juga dianggap belum bisa memadai untuk mencapai target.
Untuk itu, target nasional yang semula akan tercapai pada bulan Oktober 2012. Maka akan ditargetkan selesai pada awal 2013 mendatang.
Menurutnya, potensi di setiap kecamatan terdapat sekitar 60 ribu pendaftar. Namun, alat untuk satu perekam hanya berkapasitas 15 ribu orang.
“Beberapa wilayah sudah ada yang selesai dengan potensi di bawah angka 50 ribu seperti Kecamatan Cinambo dan Bandung Wetan,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada warga Kota Bandung yang sudah memiliki kartu pendatftaran agar segera melakukan perekaman sesuai jadwal.
"Selain alat perekam, kendala lain adalah warga yang tidak tepat waktu saat melakukan perekaman dengan alasan ada yang di luar kota dan banyak hal lainnya," pungkasnya.
(maf)