Pilot & penumpang pesawat PAC ditemukan tewas
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 11:20 WIB
Pilot & penumpang pesawat PAC ditemukan tewas
A
A
A
Sindonews.com - Pilot dan penumpang pesawat PAC 750 PK-RWT milik Yayasan Pelayanan Penerbangan Tariku ditemukan tewas. Dua korban dipastikan tewas setalah tim evakuasi udara berhasil menjangkau lokasi pesawat jatuh di wilayah antara Karepun dan Dekat ibu kota Kabupaten Yahukimo, Papua.
Tim evakuasi berhasil mencapai titik lokasi jatuhnya pesawat sekira pukul 11.00 WIB. Korban yang terdiri dari pilot bernama Kristian Yus dan seorang penumpang bernama Paldus Onzu ditemukan dalam kondisi tewas.
Pagi tadi, Tim evakuasi yang terdiri dari Search and Rescue (SAR), dari pihak Tariku Aviation yang dibantu oleh masyarakat sekitar sempat mengalami kendala cuaca.
"Karena faktor cuaca, helikopter tak bisa mendekati titik pesawat. Itu yang menjadi kendala," ujar Program Manager Tariku Aviation, Robin Hood Ratuntiga menjelaskan kepada wartawan, Jumat (5/10/2012).
Tim darat pun menurut Robin hingga kini belum mencapai titik jatuh pesawat. Jauhnya jarak tempuh serta beratnya medan ke titik jatuh pesawat mengakibatkan perjalanan memakan waktu hingga dua hari. Sampai saat ini pun, tim darat belum mencapai lokasi pesawat jatuh.
"Saat ini, jarak tim darat dengan titik lokasi jatuh pesawat tinggal tiga kilometer. Sudah dekat," ujar Robin.
Tim evakuasi berhasil mencapai titik lokasi jatuhnya pesawat sekira pukul 11.00 WIB. Korban yang terdiri dari pilot bernama Kristian Yus dan seorang penumpang bernama Paldus Onzu ditemukan dalam kondisi tewas.
Pagi tadi, Tim evakuasi yang terdiri dari Search and Rescue (SAR), dari pihak Tariku Aviation yang dibantu oleh masyarakat sekitar sempat mengalami kendala cuaca.
"Karena faktor cuaca, helikopter tak bisa mendekati titik pesawat. Itu yang menjadi kendala," ujar Program Manager Tariku Aviation, Robin Hood Ratuntiga menjelaskan kepada wartawan, Jumat (5/10/2012).
Tim darat pun menurut Robin hingga kini belum mencapai titik jatuh pesawat. Jauhnya jarak tempuh serta beratnya medan ke titik jatuh pesawat mengakibatkan perjalanan memakan waktu hingga dua hari. Sampai saat ini pun, tim darat belum mencapai lokasi pesawat jatuh.
"Saat ini, jarak tim darat dengan titik lokasi jatuh pesawat tinggal tiga kilometer. Sudah dekat," ujar Robin.
(azh)