Ratusan ribu pil ekstasi gagal diselundupkan

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 00:45 WIB
Ratusan ribu pil ekstasi...
Ratusan ribu pil ekstasi gagal diselundupkan
A A A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya menangkap delapan orang tersangka pemilik dan pengedar narkoba jenis ekstasi. Barang bukti yang disita dari mereka sekitar 805.000 butir yang dikemas dalam puluhan bungkus kedap udara.

Waka Polda Metro Jaya Brigjen Sudjarno mengatakan, delapan orang tersebut ditangkap di empat lokasi berbeda di wilayah Jakarta Utara.

"Mereka jaringan narkoba internasional. Masih ada yang kami kejar dari jaringan ini. Kami tidak akan berhenti untuk mengejar dan memberantas jaringan kejahatan narkoba," katanya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/10/2012).

Selain 805.000 butir ekstasi, disita juga 2,27 kilogram sabu dan 280 butir happy five. Untuk ekstasi ini, berasal dari Belanda dan diselundupkan melalui jalur laut. Bila diuangkan, maka narkoba tersebut senilai Rp252 miliar.

Sudjarno melanjutkan, sampai kemarin penyidik masih melakukan pemerikasaan terhadap pelaku bagaimana narkoba ini bisa beredar di Jakarta. "Kami masih selidiki, mereka masuk dari jalur mana," tuturnya.

Para pelaku yang ditangkap adalah LUP, CHS, MI, EGO, BMS, ER, IS dan HSM. Sementara, L warga negara Malaysia masih dalam pengejaran. Diduga, L yang memasok barang haram tersebut.

Pengungkapan kasus ini, bermula dari tertangkapnya LUP dan CHS di kawasan Kelapa Gading. Dari keduanya, petugas menyita 85 butir ekstasi. Selanjutnya, dari mereka petugas menangkap MI di sebuah Apartemen di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari tangan mereka, petugas berhasil menyita sabu 268,5 gram, 25 ribu ekatasi dan 280 butir happy five.

Selanjutnya, petugas kembali mengembangkan dan berhasi menangkap EGO di kawasan Jalan Raya Kapuk, Jakarta Barat. Darinya petugas menyita 245 ribu butir ekstasi. Setelah itu, petugas kembali menangkap ER, IS dan HSM di halaman Parkir RS Husada, Jakarta Barat. Dari ketiganya disita 2 kilogram sabu.

"Dari mereka semua didapatkan nama L seorang warga negara Malaysia yang kini sudah masuk dalam DPO," tegasnya.
(san)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
45 menit yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
51 menit yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
1 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
1 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
1 jam yang lalu
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
3 jam yang lalu
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved