Perusahaan, gunakan jasa pengamanan TNI
Rabu, 03 Oktober 2012 - 11:55 WIB
Perusahaan, gunakan jasa pengamanan TNI
A
A
A
Sindonews.com – Aksi gelombang unjuk rasa buruh hari ini membuat banyak perusahaan di kawasan industri khawatir. Mereka pun berusaha melakukan pengamanan agar perusahaan mereka tidak menjadi objek aksi anarkis para demonstran di Kawasan Industri, Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Kebanyakan dari perusahaan yang ada di kawasan industri Pulo Gadung menggunakan pengamanan internal. Namun, karena ada agenda demostrasi besar-besaran, banyak perusahaan yang menggunakan jasa pengamanan dari anggota TNI Angkatan Darat (AD).
Berdasarkan pantauan, Rabu (3/10/2012), PT Pamapersada Nusantara, Perusahaan yang bergerak di bidang distributor kendaraan konstruksi berat Komatsu di Indonesia, menggunakan jasa Anggota TNI AD.
Terlihat, di dalam gedung tersebut ada dua orang anggota TNI AD yang dilengkapi dengan pentungan bambu berjaga di dekat gerbang perusahaan itu. Mereka pun mendampingi setidaknya lima orang satuan pengamanan (satpam) internal perusahaan yang ikut menjaga.
Sebelumnya, Aksi demonstrasi para buruh hari ini memang dikonsentrasikan dikawasan Industri. Mereka menuntut penghapusan outsourching dan upah murah.
Kebanyakan dari perusahaan yang ada di kawasan industri Pulo Gadung menggunakan pengamanan internal. Namun, karena ada agenda demostrasi besar-besaran, banyak perusahaan yang menggunakan jasa pengamanan dari anggota TNI Angkatan Darat (AD).
Berdasarkan pantauan, Rabu (3/10/2012), PT Pamapersada Nusantara, Perusahaan yang bergerak di bidang distributor kendaraan konstruksi berat Komatsu di Indonesia, menggunakan jasa Anggota TNI AD.
Terlihat, di dalam gedung tersebut ada dua orang anggota TNI AD yang dilengkapi dengan pentungan bambu berjaga di dekat gerbang perusahaan itu. Mereka pun mendampingi setidaknya lima orang satuan pengamanan (satpam) internal perusahaan yang ikut menjaga.
Sebelumnya, Aksi demonstrasi para buruh hari ini memang dikonsentrasikan dikawasan Industri. Mereka menuntut penghapusan outsourching dan upah murah.
(rsa)