Pelantikan Jokowi bakal molor
Selasa, 02 Oktober 2012 - 16:28 WIB
Pelantikan Jokowi bakal molor
A
A
A
Sindonews - Pelantikan Gubernur DKI Jakarta terpilih Joko Widodo diperkirakan akan molor. Pasalnya sampai sekarang Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) DKI Jakarta belum memastikan waktu pelantikan tersebut.
Sementara berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, pelantikan Gubernur DKI Jakarta akan digelar pada Minggu 7 Oktober 2012.
“Saya tidak bisa mengatakan iya atau tidak. Tapi kemungkinan nampaknya akan mundur jadwalnya,“ kata Sekertaris Dewan DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede, saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2012).
Alasan keterlambatan ini dikarenakan, proses surat menyurat yang waktunya tidak memungkinkan untuk melaksanakan pelantikan tersebut secara tepat. “Karena kendala rumitnya tahapan surat menyurat,“ singkatnya.
Dia menjelaskan, ada tahapan tiga hari bagi kedua pasangan calon untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang waktunya akan jatuh pada Rabu 3 Oktober 2012.
Namun, jika tidak ada gugatan, MK akan melayangkan surat kepada Sekretariat Dewan mengenai persiapan pelantikan.
“Kalau pun akhirnya surat diantarkan kepada kami pada Kamis (4 Oktober 2012) pagi, siangnya akan kami usahakan untuk mengantarkan surat tersebut,“ imbuhnya.
Surat tersebut kemudian akan diantarkan ke Sekretariat Negara (Setneg) pada Jumat 5 September 2012. Selanjutnya dikeluarkan Surat Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Gubernur tersebut.
“Jadi, apakah mungkin proses dari Setneg tersebut akan selesai dalam satu hari untuk kemudian dikeluarkan kepres?“ tanyanya.
Namun, Mangara tetap mengupayakan, agar pelantikan tersebut bisa berjalan sesuai rencana dan tidak molor dari jadwal. “Meskipun logisnya itu tidak mungkin, tapi kami akan terus mengusahakan agar pelantikan bisa sesuai jadwal,“ tutupnya.
Sementara berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, pelantikan Gubernur DKI Jakarta akan digelar pada Minggu 7 Oktober 2012.
“Saya tidak bisa mengatakan iya atau tidak. Tapi kemungkinan nampaknya akan mundur jadwalnya,“ kata Sekertaris Dewan DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede, saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2012).
Alasan keterlambatan ini dikarenakan, proses surat menyurat yang waktunya tidak memungkinkan untuk melaksanakan pelantikan tersebut secara tepat. “Karena kendala rumitnya tahapan surat menyurat,“ singkatnya.
Dia menjelaskan, ada tahapan tiga hari bagi kedua pasangan calon untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang waktunya akan jatuh pada Rabu 3 Oktober 2012.
Namun, jika tidak ada gugatan, MK akan melayangkan surat kepada Sekretariat Dewan mengenai persiapan pelantikan.
“Kalau pun akhirnya surat diantarkan kepada kami pada Kamis (4 Oktober 2012) pagi, siangnya akan kami usahakan untuk mengantarkan surat tersebut,“ imbuhnya.
Surat tersebut kemudian akan diantarkan ke Sekretariat Negara (Setneg) pada Jumat 5 September 2012. Selanjutnya dikeluarkan Surat Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Gubernur tersebut.
“Jadi, apakah mungkin proses dari Setneg tersebut akan selesai dalam satu hari untuk kemudian dikeluarkan kepres?“ tanyanya.
Namun, Mangara tetap mengupayakan, agar pelantikan tersebut bisa berjalan sesuai rencana dan tidak molor dari jadwal. “Meskipun logisnya itu tidak mungkin, tapi kami akan terus mengusahakan agar pelantikan bisa sesuai jadwal,“ tutupnya.
(maf)