Bensin tumpah, 12 bangunan ludes terbakar di Ulujami
Senin, 01 Oktober 2012 - 17:45 WIB
Bensin tumpah, 12 bangunan ludes terbakar di Ulujami
A
A
A
Sindonews.com - Kebakaran hebat melanda pemukiman penduduk di Jalan Swadarma Raya RT 18/03, Ulujami, Jakarta Selatan. Delapan rumah petakan dan empat kios ludes dilalap api.
Saksi mata Iin mengaku melihat awal terjadinya kebakaran. Menurutnya, kebakaran itu berasal dari percikan api ke tumpahan bensin di kios milik Nasri yang sekaligus dijadikan bengkel tambal ban.
Pada saat ada pembeli bensin, Nani istri Nasri menumpahkan sebotol bensin ke lantai. "Lalu di bawahnya ada orang sedang tambal ban, sehingga api langsung menyambar dan langsung membesar," kata di lokasi kejadian, Senin (1/10/2012).
Menurut Iin sempat terdengar ledakan hingga 2 kali. Diduga ledakan dari kompresor yang tersambar api. "Dua kali ledakannya itu karena api menyambar kompresor. Ledakan yang pertama api langsung besar sekali, saya langsung lari menyelamatkan diri," kata pedagang sayur ini.
Selain kios bensin yang juga menjadi bengkel tambal ban, terdapat 1 kios bengkel motor yang juga terbakar beserta 3 unit motor di dalamnya. Warung makan dan 1 kios salon juga turut hangus dalam kebakaran tersebut.
Kepala Sukudinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan Frans Hodden menegaskan, pihaknya menurunkan 16 unit mobil pemadam kebakaran. "Kita turunkan 16 unit mobil pemadam, dan api dapat dikuasai sekitar pukul 14.20 WIB," tukasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seorang warga bernama Sehu yang berprofesi sebagai tukang bubur pingsan akibat syok melihat keadaan harta bendanya yang tidak bisa diselamatkan.
Sebanyak 12 kepala keluarga dengan 60 jiwa harus kehilangan tempat tinggal akibat kejadian ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian dari Polsek Pesanggrahan.
Saksi mata Iin mengaku melihat awal terjadinya kebakaran. Menurutnya, kebakaran itu berasal dari percikan api ke tumpahan bensin di kios milik Nasri yang sekaligus dijadikan bengkel tambal ban.
Pada saat ada pembeli bensin, Nani istri Nasri menumpahkan sebotol bensin ke lantai. "Lalu di bawahnya ada orang sedang tambal ban, sehingga api langsung menyambar dan langsung membesar," kata di lokasi kejadian, Senin (1/10/2012).
Menurut Iin sempat terdengar ledakan hingga 2 kali. Diduga ledakan dari kompresor yang tersambar api. "Dua kali ledakannya itu karena api menyambar kompresor. Ledakan yang pertama api langsung besar sekali, saya langsung lari menyelamatkan diri," kata pedagang sayur ini.
Selain kios bensin yang juga menjadi bengkel tambal ban, terdapat 1 kios bengkel motor yang juga terbakar beserta 3 unit motor di dalamnya. Warung makan dan 1 kios salon juga turut hangus dalam kebakaran tersebut.
Kepala Sukudinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Selatan Frans Hodden menegaskan, pihaknya menurunkan 16 unit mobil pemadam kebakaran. "Kita turunkan 16 unit mobil pemadam, dan api dapat dikuasai sekitar pukul 14.20 WIB," tukasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seorang warga bernama Sehu yang berprofesi sebagai tukang bubur pingsan akibat syok melihat keadaan harta bendanya yang tidak bisa diselamatkan.
Sebanyak 12 kepala keluarga dengan 60 jiwa harus kehilangan tempat tinggal akibat kejadian ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian dari Polsek Pesanggrahan.
(lns)