Sulit air, warga gelar salat istisqa
Senin, 01 Oktober 2012 - 17:10 WIB
Sulit air, warga gelar salat istisqa
A
A
A
Sindonews.com – Keinginan warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), untuk segera diguyur hujan tidak bisa dibendung lagi. Fenomena kekeringan yang berdampak pada sulitnya mendapatkan air bersih serta untuk melaksanakan aktivitas lain, disikapi warga dengan menggelar salat minta hujan (istisqa).
Bertempat di Lapangan Pemkab Lahat, salat yang dipimpin KH Husnudin Karim dan Tausiah oleh Zulkiah Kohar tersebut diikuti puluhan warga serta siswa sekolah di Lahat sekira pukul 08.00 WIB.
Bupati Lahat Saifudin Aswari Riva'i yang juga ikut dalam salat tersebut mengatakan, salat istisqa sebagai salah satu upaya memohon kepada Sang Pencipta agar Kabupaten Lahat, segera diguyur hujan.
“Hari ini, bersama-sama kita menunaikan salat istisqa memohon kepada Allah, agar Kabupaten Lahat dikaruniai hujan,” ungkap Saifudin menjelaskan usai menunaikan salat istisqa, Senin (1/10/2012).
Sulitnya warga Lahat mendapatkan air bersih juga disikapi serius oleh Aswari. Dirinya menginstruksikan PDAM bekerja secara profesional memenuhi keinginan masyarakat.
Menurutnya, saat ini banyak sekali warga yang sudah mengeluhkan suplai air bersih dari PDAM. Namun ia mengatakan suplai air bersih akan lancar di 2013. Bahkan, ia menjamin air akan mengalir ke warga 150 liter per detik di Kabupaten Lahat.
“Saat ini kita sedang mengupayakan bagaimana kedepannya air bisa lancar dan Insya Allah hal tersebut akan terwujud 2013 ini. Namun demikian, kita minta agar PDAM bisa bekerja profesional sehingga bisa memenuhi keinginan pelanggan,” paparnya.
Salah seorang jemaah salat istisqa, Novita, warga RDPJKA Bandar Agung Lahat mengatakan kemarau yang melanda Lahat akhir akhir ini sudah membuat sengsara keluarga dan para tetangganya.
“Sumur di rumah sudah kering. Kita sudah mengalami krisis air bersih. Untuk aktivitas sehari-hari, terpaksa harus ke Sungai Lematang,” pungkasnya.
Bertempat di Lapangan Pemkab Lahat, salat yang dipimpin KH Husnudin Karim dan Tausiah oleh Zulkiah Kohar tersebut diikuti puluhan warga serta siswa sekolah di Lahat sekira pukul 08.00 WIB.
Bupati Lahat Saifudin Aswari Riva'i yang juga ikut dalam salat tersebut mengatakan, salat istisqa sebagai salah satu upaya memohon kepada Sang Pencipta agar Kabupaten Lahat, segera diguyur hujan.
“Hari ini, bersama-sama kita menunaikan salat istisqa memohon kepada Allah, agar Kabupaten Lahat dikaruniai hujan,” ungkap Saifudin menjelaskan usai menunaikan salat istisqa, Senin (1/10/2012).
Sulitnya warga Lahat mendapatkan air bersih juga disikapi serius oleh Aswari. Dirinya menginstruksikan PDAM bekerja secara profesional memenuhi keinginan masyarakat.
Menurutnya, saat ini banyak sekali warga yang sudah mengeluhkan suplai air bersih dari PDAM. Namun ia mengatakan suplai air bersih akan lancar di 2013. Bahkan, ia menjamin air akan mengalir ke warga 150 liter per detik di Kabupaten Lahat.
“Saat ini kita sedang mengupayakan bagaimana kedepannya air bisa lancar dan Insya Allah hal tersebut akan terwujud 2013 ini. Namun demikian, kita minta agar PDAM bisa bekerja profesional sehingga bisa memenuhi keinginan pelanggan,” paparnya.
Salah seorang jemaah salat istisqa, Novita, warga RDPJKA Bandar Agung Lahat mengatakan kemarau yang melanda Lahat akhir akhir ini sudah membuat sengsara keluarga dan para tetangganya.
“Sumur di rumah sudah kering. Kita sudah mengalami krisis air bersih. Untuk aktivitas sehari-hari, terpaksa harus ke Sungai Lematang,” pungkasnya.
(azh)