3 jenazah turis Taiwan dibawa ke RSHS Bandung
Senin, 01 Oktober 2012 - 16:17 WIB
3 jenazah turis Taiwan dibawa ke RSHS Bandung
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dikeluarkan dari badan bus, tiga orang korban tewas yang merupakan turis asing warga negara Taiwan, dilarikan ke Kamar Mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Tiga jenazah yang belum teridentifikasi identitasnya itu terdiri dari laki-laki dua orang dan satu orang perempuan. Tiga jenazah diantarkan mobil ambulan Puskesmas Palasari Kecamatan Ciater yang tiba di RSHS Bandung sekira pukul 14.30 WIB.
Mereka merupakan korban bus Dian Mitra bernomor polisi AA 1486 TP yang diduga terguling Tanjakan Emen, Desa Cicenang, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, siang tadi. Bus ini mengangkut 19 turis warga Taiwan yang dikendalikan seorang sopir Warga Negara Indonesia (WNI).
Perawat Puskesmas Palasari, Herah hambali, yang turut mengantar tiga jenazah ke Kamar Jenazah RSHS Bandung, menyatakan, pihaknya menerima laporan kecelakaan bus sekira pukul 13.00 WIB.
"Kita terima laporan kecelakaan pukul 13.00 WIB siang. Lalu menerima dua jenazah, dan satu lagi dari Puskesmas Jalan Cagak, untuk dibawa ke sini (RSHS)," jelas Herah, di RSHS, Selasa (1/10/2012).
Dia menyebutkan, tiga korban yang merupakan warga negara asing itu kebanyakan tewas di tempat karena mengalami benturan dan kejepit badan bus.
Menurutnya, total penumpang bus sebanyak 19 orang. Ada dua satu orang WNA yang dilarikan ke RS Santosa, yang diantar oleh seorang korban yang selamat.
"Yang di RS Santosa korban luka parah. Korban lainnya masih ada di Puskesmas Jalan Cagak," tambahnya.
Tiga jenazah yang belum teridentifikasi identitasnya itu terdiri dari laki-laki dua orang dan satu orang perempuan. Tiga jenazah diantarkan mobil ambulan Puskesmas Palasari Kecamatan Ciater yang tiba di RSHS Bandung sekira pukul 14.30 WIB.
Mereka merupakan korban bus Dian Mitra bernomor polisi AA 1486 TP yang diduga terguling Tanjakan Emen, Desa Cicenang, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, siang tadi. Bus ini mengangkut 19 turis warga Taiwan yang dikendalikan seorang sopir Warga Negara Indonesia (WNI).
Perawat Puskesmas Palasari, Herah hambali, yang turut mengantar tiga jenazah ke Kamar Jenazah RSHS Bandung, menyatakan, pihaknya menerima laporan kecelakaan bus sekira pukul 13.00 WIB.
"Kita terima laporan kecelakaan pukul 13.00 WIB siang. Lalu menerima dua jenazah, dan satu lagi dari Puskesmas Jalan Cagak, untuk dibawa ke sini (RSHS)," jelas Herah, di RSHS, Selasa (1/10/2012).
Dia menyebutkan, tiga korban yang merupakan warga negara asing itu kebanyakan tewas di tempat karena mengalami benturan dan kejepit badan bus.
Menurutnya, total penumpang bus sebanyak 19 orang. Ada dua satu orang WNA yang dilarikan ke RS Santosa, yang diantar oleh seorang korban yang selamat.
"Yang di RS Santosa korban luka parah. Korban lainnya masih ada di Puskesmas Jalan Cagak," tambahnya.
(azh)