Pemkot Bandung akan bangun monumen korban BAS
Senin, 01 Oktober 2012 - 08:27 WIB
Pemkot Bandung akan bangun monumen korban BAS
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Bandung berencana akan membangun monumen pesawat untuk mengenang tragedi Bandung Air Show (BAS) yang terjadi selama dua kali berturut-turut pada pagelaran dua tahunan itu.
Walikota Bandung Dada Rosada mengatakan, selain untuk mengenang korban tragedi BAS, monumen tersebut juga akan dijadikan ikon baru Kota Bandung sebagai Kota Dirgantara.
"Nanti ini (monumen) akan jadi ikon Bandung, bahwa saat ini Kota Bandung sudah jadi kota dirgantara," katanya di Bandung, Jawa Barat, Minggu 30 September 2012 malam.
Dia mengungkapkan, pihaknya memang sudah merencanakan pembangunan monumen tersebut, sebelum insiden jatuhnya pesawat Bravo AS 202, yang menewaskan Marsma (purn) Norman Lubis, dan Letkol TNI AU (Purn) Toni Nugroho.
"Cibaduyut saja sebagai sentra sepatu ada patung sepatunya. Ini juga kota dirgantara akan ada ikonnya," ujarnya.
Seperti diketahui, BAS yang digelar dalam rangka HUT Kota Bandung selalu memakan korban. Sebelumnya pada BAS 2010, pesawat aerobatik yang dikendalikan pilot Alexander Supeli juga terjatuh. Saat itu Alexander juga meninggal dunia.
Kali ini pada BAS 2012, kembali memakan korban, juga lewat aerobatik pesawat yang dipiloti Noorman Lubis (69) dengan co pilot Toni Nugroho.
Walikota Bandung Dada Rosada mengatakan, selain untuk mengenang korban tragedi BAS, monumen tersebut juga akan dijadikan ikon baru Kota Bandung sebagai Kota Dirgantara.
"Nanti ini (monumen) akan jadi ikon Bandung, bahwa saat ini Kota Bandung sudah jadi kota dirgantara," katanya di Bandung, Jawa Barat, Minggu 30 September 2012 malam.
Dia mengungkapkan, pihaknya memang sudah merencanakan pembangunan monumen tersebut, sebelum insiden jatuhnya pesawat Bravo AS 202, yang menewaskan Marsma (purn) Norman Lubis, dan Letkol TNI AU (Purn) Toni Nugroho.
"Cibaduyut saja sebagai sentra sepatu ada patung sepatunya. Ini juga kota dirgantara akan ada ikonnya," ujarnya.
Seperti diketahui, BAS yang digelar dalam rangka HUT Kota Bandung selalu memakan korban. Sebelumnya pada BAS 2010, pesawat aerobatik yang dikendalikan pilot Alexander Supeli juga terjatuh. Saat itu Alexander juga meninggal dunia.
Kali ini pada BAS 2012, kembali memakan korban, juga lewat aerobatik pesawat yang dipiloti Noorman Lubis (69) dengan co pilot Toni Nugroho.
(lil)