2 buta disiram air keras, 1 dibacok

Senin, 01 Oktober 2012 - 03:01 WIB
2 buta disiram air keras,...
2 buta disiram air keras, 1 dibacok
A A A
Sindonews.com - Bentrok berdarah kembali terjadi antara kelompok supporter Sriwijaya Football Club (SFC). Namun bentrok kali ini bukan seusai menyaksikan pertandingan tim kesayanganya mereka SFC bertanding, melainkan seusai menghadiri acara ulang tahun kelompok supporter Sriwijaya Mania Sumsel (SMS) Korwil Astro di Kecamatan Sako Palembang, Sabtu (29/9) sekitar pukul 23.00 WIB.

Peristiwa bentrok terjadi di dekat Perumahan Grand Garden Jalan Brigjen Hasan Kasim Celentang, Kecamatan Kalidoni Palembang saat kelompok SMS hendak pulang ke Korwil mereka di Irigasi Pakjo, Kecamatan IB I Palembang. Akibat serangan mendadak menggunakan air keras (cuka parah) dan pedang diduga dari kelompok Singa Mania itu, mengakibatkan banyak korban berjatuhan dari kelompok SMS.

Dari data yang diterima SINDO, ada delapan korban terluka dari kelompok SMS, dengan rincian dua mengalami buta karena disiram air keras yaitu bernama Aditiya (15) dan M Ilham (15) kedua korban ini sekarang masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Siti Khodijah Palembang dan Rumah Sakit Charitas Palembang. Sedangkan lima lagi hanya mengalami luka bakar di bagian tangan dan tubuh. Sementara satu orang kena luka bacok pedang dibagian kaki harus mendapatkan 15 jahitan.

Menurut Ketua Sriwijaya Mania Sumsel (SMS) Eddy Ismail, kejadian bermula saat beberapa anggotanya menghadiri ulang tahun ke-11 korwil SMS Astro di Kecamatan Sako. Usai acara tersebut sekira pukul 23.00 WIB tiba-tiba di serang salah satu kelompok supporter lainya berjumlah sekitar 70 orang memakai motor, yang disinyalir mengunakan pakaian supporter berwarna hijau.

“Padahal semua anggota saya sedang berada di dalam bus kota yang kami carter, tapi malah kami diserang tampak sebab. Kata teman-teman yang menyerang mereka supporter memakai baju hijau,” ungkap Eddy kepada SINDO, Minggu (30/9/2012) malam.

Lebih lanjut Eddy mengatakan, banyak anggotanya yang menjadi sasaran dalam peristiwa itu, bahkan ada dua anggotanya yang masih kecil harus mengalami buta permanent akibat disiram air keras.

”Saat ini kedua anggota kami yang buta masih dirawat di rumah sakit dan belum diperbolehkan pulang dokter. Sedangkan korban lain sudah boleh pulang,”tandasnya.

Rencananya, dia selaku Ketua SMS bakal melaporkan kasus ini ke SPKT Polresta Palembang.

”Saya sangat menyesalkan atas kejadian ini dan ini sudah murni tindak kriminal dan pasti sudah direncanakan. Kami ingin tersangkanya ditangkap dan diberi hukuman berat. Karena sudah membuat dua supporter kami mengalami buta dan yang lain luka-luka,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua Singa Mania Deddy Pranata saat dikonfirmasi SINDO mengenai dugaan keterlibatan anggotanya melakukan penyerangan, yang bersangkutan tidak mengangkat telepon dengan alasan yang jelas.

Sementara itu, Kapolsekta Kalidoni Palembang AKP Asmaja mengatakan, terkait kasus ini pihaknya sudah memeriksa sembilan saksi dari pihak korban pengeroyokan dan sudah menetapkan tiga tersangka soporter pembawa senjata tajam (sajam) yang berada di lokasi keributan. Bahkan beberapa korban sudah melapor ke Polsekta Kalidoni dan sudah diproses laporannya.

“Sampai malam ini (kemarin) kita masih melakukan pemeriksaan intensif para saksi di lokasi kejadian, guna mencari tahu penyebab terjadinya keributan yang kami duga sementara antar kelompok itu sendiri. Memang ada tiga kelompok suporter bola SFC di tempat kejadian, tapi kami belum menemukan bukti awal bahwa mereka saling bentrok, memang mereka sama-sama menghadiri acara yang sama, tapi kita belum tahu siapa yang melakukan penyerangan dan pengeroyokan itu,” ungkap Asmaja.

Disinggung apakah tersangka pengeroyokan, pembacokan dan penyiraman cuka parah kepada para korban sudah ditangkap, perwira melati tiga ini mengatakan belum dan akan segera diungkap dalam waktu dekat ini.

”Mudah-mudahan dari keterangan para saksi dan korban, dapat kita ketahui tersangka penyiram cuka parah dan pembacokan terhadap korban di lokasi kejadian,”ujarnya sembari menambahkan pihaknya sudah melakukan penyisiran pasca mendapat laporan warga terjadi keributan di kawasan Celentang, namun banyak orang diduga terlibat bentrok sudah bubar semua.
(mhd)
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 2 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved