700 personel TNI serbu markas teroris
Jum'at, 28 September 2012 - 17:57 WIB
700 personel TNI serbu markas teroris
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 700 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Yonif Lintas Udara 501 Bajrayudha diterjunkan dari udara untuk melakukan penyergapan terhadap lokasi persembunyian kelompok teroris di Gunung Karangmojo, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim).
Begitu tiba di darat, Jumat (28/9/2012), para personel TNI ini langsung bergerak cepat melewati pemukiman warga dan masuk ke dalam hutan di Gunung Karangmojo. Sebab selama ini, hutan jati yang letaknya sangat terpencil tersebut dicurigai menjadi markas sekaligus tempat para kelompok teroris berlatih.
Kecurigaan petugas terbukti, baru beberapa saat masuk dan menyisir kawasan hutan, 700 personel TNI ini langsung mendapat tembakan dari atas Gunung Karangmojo. Dengan hati-hati, petugas langsung mengepung kawasan hutan tersebut.
Mengetahui posisinya kian terdesak, sejumlah anggota teroris melakukan perlawanan dan sebagian lainnya berusaha kabur, namun tujuh di antaranya berhasil ditembak mati oleh petugas.
Wakil Komandan Latihan Linud 501 Bajrayuda Letnan Kolonel Teguh Puji Raharjo mengatakan penyergapan kelompok teroris di Gunung Karangmojo, Jombang ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk melatih dan mempertajam kemampuan anggotanya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan kelompok teroris maupun gerakan separatis.
"Di hutan jati Gunung Karangmojo ini, para anggota TNI akan dilatih selama 10 hari ke depan untuk melakukan penerjunan dari udara dan melakukan pertempuran secara langsung di darat," ungkap Teguh menjelaskan kepada wartawan.
Begitu tiba di darat, Jumat (28/9/2012), para personel TNI ini langsung bergerak cepat melewati pemukiman warga dan masuk ke dalam hutan di Gunung Karangmojo. Sebab selama ini, hutan jati yang letaknya sangat terpencil tersebut dicurigai menjadi markas sekaligus tempat para kelompok teroris berlatih.
Kecurigaan petugas terbukti, baru beberapa saat masuk dan menyisir kawasan hutan, 700 personel TNI ini langsung mendapat tembakan dari atas Gunung Karangmojo. Dengan hati-hati, petugas langsung mengepung kawasan hutan tersebut.
Mengetahui posisinya kian terdesak, sejumlah anggota teroris melakukan perlawanan dan sebagian lainnya berusaha kabur, namun tujuh di antaranya berhasil ditembak mati oleh petugas.
Wakil Komandan Latihan Linud 501 Bajrayuda Letnan Kolonel Teguh Puji Raharjo mengatakan penyergapan kelompok teroris di Gunung Karangmojo, Jombang ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk melatih dan mempertajam kemampuan anggotanya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari gangguan kelompok teroris maupun gerakan separatis.
"Di hutan jati Gunung Karangmojo ini, para anggota TNI akan dilatih selama 10 hari ke depan untuk melakukan penerjunan dari udara dan melakukan pertempuran secara langsung di darat," ungkap Teguh menjelaskan kepada wartawan.
(azh)