Orang tua berperan penting cegah tawuran
Kamis, 27 September 2012 - 10:13 WIB
Orang tua berperan penting cegah tawuran
A
A
A
Sindonews.com - Peran keluarga ternyata cukup penting untuk mencegah tawuran. Ini dibuktikan dari pengalaman Ketua Fraksi partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf.
Ia menyatakan, untuk mencegah tawuran pelajar peran orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua harus melakukan pengawasan ketat dengan memantau kegiatan anaknya usai jam sekolah.
"Menurut saya peran orang tua , guru dan kepala sekolah sangat penting di dalam mencegah terjadinya tawuran," ujar Nurhayati saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Nurhayati menuturkan, sejak anaknya menjadi korban tawuran semasa SMP, Sejak itu anggota komisi I melakukan pengawasan ketat, kejadian tersebut tidak pernah terjadi lagi.
"Alhamdulillah kejadian itu tidak pernah terulang kepada adik-adiknya," ujar Nurhayati.
Dalam sepekan ini dua tawuran pelajar pecah, pertama hari senin 24 September 2012 di Bulungan yang melibatkan SMA 6 versus SMA 70, satu orang meninggal.
Kemudian tawuran kembali pecah di Manggarai, antara SMA Yayasan Karya 66 versus SMK Kartika Zeni, dalam tawuran satu orang pelajar juga meninggal dunia.
Ia menyatakan, untuk mencegah tawuran pelajar peran orang tua sangat dibutuhkan. Orang tua harus melakukan pengawasan ketat dengan memantau kegiatan anaknya usai jam sekolah.
"Menurut saya peran orang tua , guru dan kepala sekolah sangat penting di dalam mencegah terjadinya tawuran," ujar Nurhayati saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Nurhayati menuturkan, sejak anaknya menjadi korban tawuran semasa SMP, Sejak itu anggota komisi I melakukan pengawasan ketat, kejadian tersebut tidak pernah terjadi lagi.
"Alhamdulillah kejadian itu tidak pernah terulang kepada adik-adiknya," ujar Nurhayati.
Dalam sepekan ini dua tawuran pelajar pecah, pertama hari senin 24 September 2012 di Bulungan yang melibatkan SMA 6 versus SMA 70, satu orang meninggal.
Kemudian tawuran kembali pecah di Manggarai, antara SMA Yayasan Karya 66 versus SMK Kartika Zeni, dalam tawuran satu orang pelajar juga meninggal dunia.
(ysw)