11 titik lokasi rawan tawuran di Jakarta
Rabu, 26 September 2012 - 20:50 WIB
11 titik lokasi rawan tawuran di Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Aksi tawuran antar pelajar yang terjadi di DKI Jakarta kerap kali terjadi. Dalam beberapa pekan terahir dua orang siswa harus kehilangan nyawanya secara sia-sia akibat tawuran.
Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengatakan, dari data Polda Metro Jaya setidaknya ada 11 lokasi titik rawan tawuran dan harus mendapatkan perhatian lebih supaya tidak terulang lagi.
"Ada 11 titik rawan tawuran siswa di Jakarta yang kami peroleh dari Polda Metro," ujar Hamid di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Untuk mencegah aksi tawuran pelajat, pihak Kemendikbud mengaku, sudah bekerja sama dengan Polda Metro Jaya. Supaya lokasi rawan tawuran mendapat perhatian khusus dari pihak kepolisian untuk mencegah tawuran itu.
"Kami juga sudah meneken kerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk menangani masalah titik-titik tawuran itu, supaya dijaga biar tidak terjadi tawuran," tuturnya.
11 lokasi rawan tawuran yang ada di DKI Jakarta ialah:
1. Terminal perhentian bus depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
2. Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.
3. Terminal Blok M dan depan Pemberhentian Bus Mayestik, Jakarta Selatan.
4. Perhentian Bus Pasar Baru Jalan Dr. Soetomo (dekat gedung kesenian), Jakarta Pusat.
5. Perhentian Bus Pintu Air dan dekat Istiqlal (depan Gereja Katedral, Jakarta Pusat.
6. Terminal Rawamangun, Jakarta Timur.
7. Perhentian Bus Cililitan, Jakarta Timur.
8. Perhentian Bus depan kantor pos pusat Lapangan Banteng Utara, Jakarta Pusat.
9. Perhentian Bus depan SMA Muhammadiyah I (Jalan Kramat Raya), Jakartav Pusat.
10. Perhentian Bus di persimpangan Jalan Gunung Sahari dengan Budi Utomo, Jakarta Pusat.
11. Sekitar terminal dan perhentian bus Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengatakan, dari data Polda Metro Jaya setidaknya ada 11 lokasi titik rawan tawuran dan harus mendapatkan perhatian lebih supaya tidak terulang lagi.
"Ada 11 titik rawan tawuran siswa di Jakarta yang kami peroleh dari Polda Metro," ujar Hamid di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2012).
Untuk mencegah aksi tawuran pelajat, pihak Kemendikbud mengaku, sudah bekerja sama dengan Polda Metro Jaya. Supaya lokasi rawan tawuran mendapat perhatian khusus dari pihak kepolisian untuk mencegah tawuran itu.
"Kami juga sudah meneken kerja sama dengan Polda Metro Jaya untuk menangani masalah titik-titik tawuran itu, supaya dijaga biar tidak terjadi tawuran," tuturnya.
11 lokasi rawan tawuran yang ada di DKI Jakarta ialah:
1. Terminal perhentian bus depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
2. Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.
3. Terminal Blok M dan depan Pemberhentian Bus Mayestik, Jakarta Selatan.
4. Perhentian Bus Pasar Baru Jalan Dr. Soetomo (dekat gedung kesenian), Jakarta Pusat.
5. Perhentian Bus Pintu Air dan dekat Istiqlal (depan Gereja Katedral, Jakarta Pusat.
6. Terminal Rawamangun, Jakarta Timur.
7. Perhentian Bus Cililitan, Jakarta Timur.
8. Perhentian Bus depan kantor pos pusat Lapangan Banteng Utara, Jakarta Pusat.
9. Perhentian Bus depan SMA Muhammadiyah I (Jalan Kramat Raya), Jakartav Pusat.
10. Perhentian Bus di persimpangan Jalan Gunung Sahari dengan Budi Utomo, Jakarta Pusat.
11. Sekitar terminal dan perhentian bus Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
(mhd)