Rumah pemulihan gizi perlu dukungan

Rabu, 26 September 2012 - 05:38 WIB
Rumah pemulihan gizi...
Rumah pemulihan gizi perlu dukungan
A A A
Sindonews.com – Keberadaan Rumah Pemulihan Gizi (RPG) di Puskesmas Galur II, Kulonprogo terbilang mubazir akibat minimnya dukungan lintas sektoral. Akibatnya, balita yang sudah pulih kembali terkena gizi buruk setelah kembali ke rumah.

Maria Ulfah, dokter pendamping mengatakan, sejak dibuka akhir Mei lalu, RPG sudah mendampingi 17 balita beserta orang tuanya. Balita diberi makanan tambahan, vitamin dan kebutuhan lainnya. Sedangkan orang tua diberi pemahaman tentang pola asuh anak.

“Tapi semua itu tidak ada artinya jika tidak didukung lintas sektoral. Faktanya di lapangan, kualitas gizi membaik setelah mengikuti program di RPG. Tapi, setelah sampai di rumah, bobot gizi sang balita kembali turun,” kata Ulfah, Selasa (25/9/2012).

Dukungan lintas sektoral, kata dia, dapat berupa program dari instansi yang berkaitan. Misalnya pemberian makanan tambahan melalui Dinas Sosial atau instansi lain. Dengan begitu, kondisi gizi tetap terjaga dengan baik.

“Ini bukan semata urusan kesehatan tapi kompleks, karena berhubungan dengan kesejahteraan,” jelasnya.

Dia mengatakan, di samping dukungan, fasilitas RPG juga dianggap tidak representatif. Dia mencontohkan, dalam RPG sebaiknya ada ruang khusus untuk makan sehingga para balita dibiasakan makan di ruang tersebut.
“Sekarang ini mereka makan, sambil main-main di luar, kan terbuang energinya, jadi kurang bagus,” sambungnya. Kendala lain, tenaga pendamping dalam program tersebut sangat kurang.

Menurut dia, saat ini ada dua dokter umum, satu ahli gizi, bidan dan perawat. Namun, mereka tidak total mendampingi balita karena harus menjalankan tugas pelayanan terhadap masyarakat.

“Kami nyambi-nyambi jadi tidak ada yang standby di sini secara penuh,” imbuhnya.

Sri Silaimi (38) warga Tirtorahayu, Galur yang merupakan orang tua balita penderita gizi buruk, mengaku senang karena bisa mengikut program di RPG. Dia mengaku banyak peningkatan terjadi pada buah hatinya setelah ditangani RPG. “Sekarang sudah jauh lebih baik,” ucap dia.
(ysw)
Berita Terkait
Beri Kemudahan Layanan...
Beri Kemudahan Layanan Kesehatan, APL Punya Fasilitas Baru dengan Teknologi Mutakhir
Cegah dan Tekan Risiko...
Cegah dan Tekan Risiko Infeksi Nosokomial yang Menular Lewat Udara di Fasilitas Kesehatan
Pertemuan Ilmiah LAFKI...
Pertemuan Ilmiah LAFKI Sukses di Jakarta, Berlanjut Digelar di Medan
Hadir Sejak 2017, Klinik...
Hadir Sejak 2017, Klinik Asiki Bantu Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak di Asiki, Papua
Infrastruktur Kesehatan...
Infrastruktur Kesehatan di Indonesia Harus Dibenahi Total
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
57 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
2 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
8 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
9 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
9 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
9 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved