Foke letakkan batu pertama pembangunan gereja
Selasa, 25 September 2012 - 18:10 WIB
Foke letakkan batu pertama pembangunan gereja
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meletakkan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Santo Maria Viani di Jalan Bambu Wulung Kelurahan Setu Bambu Wulung Kecamatan Cipayung Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, pria yang biasa disapa Foke itu mengucapkan selamat kepada umat kristiani yang sedang melaksanakan pembangunan tersebut. Lebih lanjut dia berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan segera digunakan.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemangku kepentingan dan umat kristiani, semoga pembangunan dapat berjalan lancar," ujarnya, Jakarta, Selasa (25/9/2012).
Secara terpisah, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Santo Maria Viani, YP Wirawan mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan sebelum memastikan siap untuk membangun gereja tersebut. "Sudah dapat persetujuan dari warga dan pemuka serta tokoh lingkungan sehingga kami bisa memulai membangun," ungkapnya.
Gereja yang rencananya dibangun di atas tanah seluas 6.000 meter tersebut diprediksi dapat menampung sebanyak 6.000 jemaat. "Kami bangun dua lantai dan sudah sesuai dengan tata ruang yang berlaku. Untuk biaya sendiri kami anggarkan dana sekira Rp1 Miliar," tutupnya.
Dalam sambutannya, pria yang biasa disapa Foke itu mengucapkan selamat kepada umat kristiani yang sedang melaksanakan pembangunan tersebut. Lebih lanjut dia berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan segera digunakan.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemangku kepentingan dan umat kristiani, semoga pembangunan dapat berjalan lancar," ujarnya, Jakarta, Selasa (25/9/2012).
Secara terpisah, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Santo Maria Viani, YP Wirawan mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan sebelum memastikan siap untuk membangun gereja tersebut. "Sudah dapat persetujuan dari warga dan pemuka serta tokoh lingkungan sehingga kami bisa memulai membangun," ungkapnya.
Gereja yang rencananya dibangun di atas tanah seluas 6.000 meter tersebut diprediksi dapat menampung sebanyak 6.000 jemaat. "Kami bangun dua lantai dan sudah sesuai dengan tata ruang yang berlaku. Untuk biaya sendiri kami anggarkan dana sekira Rp1 Miliar," tutupnya.
(kur)