Kawat duri kelilingi Kedubes AS
Jum'at, 21 September 2012 - 14:09 WIB
Kawat duri kelilingi Kedubes AS
A
A
A
Sindonews.com - Tidak mau kecolongan lagi, petugas kepolisian memperketat pengamanan di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (21/9/2012), diketahui setidaknya 30 unit sepeda motor trail milik petugas kepolisian disiagakan di samping Kedubes AS. Selain itu, terdapat juga 10 unit mobil pengangkut anggota kepolisian di sekitar Balai Kota.
Tidak hanya itu, kawat duri untuk menghalau pengunjuk rasa juga mulai dibentangkan di depan pagar kedutaan negara adi daya itu. Bukan hanya satu kawat duri yang dipasang, tetapi dua buah kawat duri untuk mencegah pengunjuk rasa menerobos masuk ke dalam pagar Kedutaan.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang rencananya akan kembali dilakukan oleh Forum Umat Islam yang menolak Film Innocence of Moslems.
Sebelumnya, unjuk rasa memprotes film yang dibuat Sam Bacile itu berlangsung rusuh. Ratusan demonstran yang berunjuk rasa di depan Kedubes AS pada Senin 17 September 2012 lalu melempari Kedubes AS dengan batu, bahkan beberapa anggota kepolisian menjadi korban terkena lemparan batu dari pendemo.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (21/9/2012), diketahui setidaknya 30 unit sepeda motor trail milik petugas kepolisian disiagakan di samping Kedubes AS. Selain itu, terdapat juga 10 unit mobil pengangkut anggota kepolisian di sekitar Balai Kota.
Tidak hanya itu, kawat duri untuk menghalau pengunjuk rasa juga mulai dibentangkan di depan pagar kedutaan negara adi daya itu. Bukan hanya satu kawat duri yang dipasang, tetapi dua buah kawat duri untuk mencegah pengunjuk rasa menerobos masuk ke dalam pagar Kedutaan.
Pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa yang rencananya akan kembali dilakukan oleh Forum Umat Islam yang menolak Film Innocence of Moslems.
Sebelumnya, unjuk rasa memprotes film yang dibuat Sam Bacile itu berlangsung rusuh. Ratusan demonstran yang berunjuk rasa di depan Kedubes AS pada Senin 17 September 2012 lalu melempari Kedubes AS dengan batu, bahkan beberapa anggota kepolisian menjadi korban terkena lemparan batu dari pendemo.
(lil)