Sekolah dibobol, 32 monitor LCD dibawa kabur
Jum'at, 21 September 2012 - 14:07 WIB
Sekolah dibobol, 32 monitor LCD dibawa kabur
A
A
A
Sindonews.com - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batu Ampar 06 Pagi di Jalan Batu Jamrud RT12/02, Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi target aksi pencurian. Pencuri yang diduga berjumlah tiga orang itu berhasil menggondol 32 unit monitor LCD, satu unit power supply, dan satu unit CPU yang ada di ruangan perpustakaan elektronik.
Jumio (49), guru olahraga di SDN 06 mengatakan, tiga orang pencuri itu masuk melalui pintu belakang sekolah, setelah sebelumnya membongkar gembok di pintu pagar. Setelahnya, mereka langsung oleh memasuki dua ruangan, yakni ruang perpustakaan elektronik, dan ruang kepala sekolah.
"Mereka mengambil 32 unit monitor LCD, satu power supply, serta satu unit CPU yang berada di ruangan perpustakaan elektronik. Sementara satu unit proyektor, uang receh senilai Rp1,2 juta, dan satu laptop yang berada di ruangan kepala sekolah juga diangkut oleh pelaku," katanya di lokasi kejadian, Jumat (21/9/2012).
Dia menjelaskan, dirinya baru mengetahui adanya peristiwa tersebut setelah penjaga sekolah yang bernama Kemis Suyanto (45), menelepon dirinya sekira pukul 04.00 WIB. "Kondisi ruangan sudah berantakan, dan kami langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kramat Jati," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kramat Jati Kompol Imran Gultom mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan tiga orang saksi terkait peristiwa tersebut. "Sudah ada tiga orang yang berasal dari pihak sekolah, dan warga sekitar yang kami periksa," ungkap Imran.
Lebih lanjut Imran menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan identitas para pelaku yang beraksi di sekolah tersebut. Terlebih, tidak adanya CCTV di sekolah tersebut, sehingga pihaknya harus membuat pemeriksaan harus dilakukan lebih mendalam.
"Belum bisa memastikan apakah ada keterlibatan orang dalam pada peristiwa ini atau tidak," tambah Imran.
Jumio (49), guru olahraga di SDN 06 mengatakan, tiga orang pencuri itu masuk melalui pintu belakang sekolah, setelah sebelumnya membongkar gembok di pintu pagar. Setelahnya, mereka langsung oleh memasuki dua ruangan, yakni ruang perpustakaan elektronik, dan ruang kepala sekolah.
"Mereka mengambil 32 unit monitor LCD, satu power supply, serta satu unit CPU yang berada di ruangan perpustakaan elektronik. Sementara satu unit proyektor, uang receh senilai Rp1,2 juta, dan satu laptop yang berada di ruangan kepala sekolah juga diangkut oleh pelaku," katanya di lokasi kejadian, Jumat (21/9/2012).
Dia menjelaskan, dirinya baru mengetahui adanya peristiwa tersebut setelah penjaga sekolah yang bernama Kemis Suyanto (45), menelepon dirinya sekira pukul 04.00 WIB. "Kondisi ruangan sudah berantakan, dan kami langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kramat Jati," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kramat Jati Kompol Imran Gultom mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan tiga orang saksi terkait peristiwa tersebut. "Sudah ada tiga orang yang berasal dari pihak sekolah, dan warga sekitar yang kami periksa," ungkap Imran.
Lebih lanjut Imran menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan identitas para pelaku yang beraksi di sekolah tersebut. Terlebih, tidak adanya CCTV di sekolah tersebut, sehingga pihaknya harus membuat pemeriksaan harus dilakukan lebih mendalam.
"Belum bisa memastikan apakah ada keterlibatan orang dalam pada peristiwa ini atau tidak," tambah Imran.
(lil)