Warga Jakarta minta 3 masalah dituntaskan
Rabu, 19 September 2012 - 04:10 WIB
Warga Jakarta minta 3 masalah dituntaskan
A
A
A
Sindonews.com - Keinginan warga Jakarta terhadap terselesaikannya masalah-masalah di Ibu Kota cukup tinggi. Bahkan masalah-masalah utama yang biasa dibicarakan seperti macet, banjir dan sampah menempati urutan pertama dari perhatian warga yang ingin pemimpinnya nanti bisa segera menyelesaikannya.
Sebanyak 68,3 persen warga berharap agar masalah sampah, banjir dan macet dapat menjadi perhatian utama pemimpin Jakarta kedepan usai terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Bahkan mengalahkan isu lain di Ibu Kota seperti kriminalitas, premanisme, pengangguran, dan narkoba.
"Tiga isu tersebut memang menjadi perhatian warga selama ini dan berharap agar mendapat solusi dari pemimpinnya," ungkap Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) Arman Salam di Kantor LSI Graha Rajawali Jalan Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa 18 September 2012.
Lebih lanjut Arman menjelaskan, untuk siapakah pasangan yang mampu menyelesaikan berbagai masalah tersebut, masyarakat menilai kedua pasangan calon gubernur itu dianggap akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya.
"Masyarakat menilai siapapun yang terpilih tidak akan langsung mampu menyelesaikan masalah tersebut. Sebanyak 38,5 persen menyatakan Foke-Nara mampu, sedangkan 48,2 menyatakan tidak mampu dan sisanya 13,3 tidak tahu. Sedangkan 30,3 persen responden menyatakan Jokowi-Basuki mampu, 50,1 persen menyatakan tidak mampu, dan 19,6 bilang tidak tahu," tutup Arman.
Sebanyak 68,3 persen warga berharap agar masalah sampah, banjir dan macet dapat menjadi perhatian utama pemimpin Jakarta kedepan usai terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Bahkan mengalahkan isu lain di Ibu Kota seperti kriminalitas, premanisme, pengangguran, dan narkoba.
"Tiga isu tersebut memang menjadi perhatian warga selama ini dan berharap agar mendapat solusi dari pemimpinnya," ungkap Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) Arman Salam di Kantor LSI Graha Rajawali Jalan Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa 18 September 2012.
Lebih lanjut Arman menjelaskan, untuk siapakah pasangan yang mampu menyelesaikan berbagai masalah tersebut, masyarakat menilai kedua pasangan calon gubernur itu dianggap akan mengalami kesulitan dalam menyelesaikannya.
"Masyarakat menilai siapapun yang terpilih tidak akan langsung mampu menyelesaikan masalah tersebut. Sebanyak 38,5 persen menyatakan Foke-Nara mampu, sedangkan 48,2 menyatakan tidak mampu dan sisanya 13,3 tidak tahu. Sedangkan 30,3 persen responden menyatakan Jokowi-Basuki mampu, 50,1 persen menyatakan tidak mampu, dan 19,6 bilang tidak tahu," tutup Arman.
(mhd)