Selama sebulan, 56 kasus kebakaran di Surabaya
Rabu, 19 September 2012 - 00:09 WIB
Selama sebulan, 56 kasus kebakaran di Surabaya
A
A
A
Sindonews.com - Warga Surabaya tampaknya harus ekstra waspada terhadap bencana kebakaran. Pasalnya, selama bulan September 2012 ini dinas pemadam kebakaran mencatat ada 56 kasus kebakaran.
Hal itu diprediksi akan bertambah sampai akhir bulan. Sebab, musim kemarau yang berkepanjangan menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Chandra Oratmangun menuturkan, kebakaran memang terjadi hampir setiap hari. Musim kemarau yang terik dan kelalaian warga masih menjadi faktor utama terjadinya kebakaran.
"Selama rentang Agustus lalu, tercatat 120 kali si jago merah mengamuk hebat dan menyebabkan kepanikan warga Kota Surabaya," ujar Chandra, di Surabaya, Selasa (18/9/2012).
Dia melanjutkan, fakta yang terjadi membuat pihaknya selalu siap setiap saat. Setiap harinya ada tiga peleton petugas yang terbagi dalam tiga shift.
Shift pertama dari pukul 07.00-14.00 WIB, lalu 14.00-22.00 dan 22.00-07.00 WiB. Total di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya ada 423 personil.
"Tapi yang 90 staf, dan sisanya petugas di lapangan. Jadi dengan jumlah petugas yang ada, kami memang harus benar-benar siaga," jelasnya.
Saat disinggung soal 37 jumlah unit mobil PMK. Apakah sudah mencukupi atau belum?
"Sejauh ini kita masih bisa mengatasi dengan mobil yang ada. Tetapi kalau nanti misalnya ada penambahan kita terima dengan senang hati," jawabnya.
Asisten III Pemkot Surabaya M Taswin mengatakan, kebakaran yang terjadi tetap menjadi ancaman serius untuk warga Surabaya. Oleh sebab itu, Warga diimbau untuk terus waspada terhadap ancaman itu.
"Musim kemarau tahun ini begitu terik. Banyak kebakaran yang terjadi karena alang-alang terbakar," ujarnya.
Hal itu diprediksi akan bertambah sampai akhir bulan. Sebab, musim kemarau yang berkepanjangan menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya Chandra Oratmangun menuturkan, kebakaran memang terjadi hampir setiap hari. Musim kemarau yang terik dan kelalaian warga masih menjadi faktor utama terjadinya kebakaran.
"Selama rentang Agustus lalu, tercatat 120 kali si jago merah mengamuk hebat dan menyebabkan kepanikan warga Kota Surabaya," ujar Chandra, di Surabaya, Selasa (18/9/2012).
Dia melanjutkan, fakta yang terjadi membuat pihaknya selalu siap setiap saat. Setiap harinya ada tiga peleton petugas yang terbagi dalam tiga shift.
Shift pertama dari pukul 07.00-14.00 WIB, lalu 14.00-22.00 dan 22.00-07.00 WiB. Total di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya ada 423 personil.
"Tapi yang 90 staf, dan sisanya petugas di lapangan. Jadi dengan jumlah petugas yang ada, kami memang harus benar-benar siaga," jelasnya.
Saat disinggung soal 37 jumlah unit mobil PMK. Apakah sudah mencukupi atau belum?
"Sejauh ini kita masih bisa mengatasi dengan mobil yang ada. Tetapi kalau nanti misalnya ada penambahan kita terima dengan senang hati," jawabnya.
Asisten III Pemkot Surabaya M Taswin mengatakan, kebakaran yang terjadi tetap menjadi ancaman serius untuk warga Surabaya. Oleh sebab itu, Warga diimbau untuk terus waspada terhadap ancaman itu.
"Musim kemarau tahun ini begitu terik. Banyak kebakaran yang terjadi karena alang-alang terbakar," ujarnya.
(mhd)