Mengaku tamu, perampok gasak TV
Selasa, 18 September 2012 - 01:33 WIB
Mengaku tamu, perampok gasak TV
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampokan dengan mengaku sebagai tamu terjadi di kediaman milik Melani Wagiyanti di Jalan Otista III No 7B/60, RT01/05, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur. Pelaku yang berjumlah dua orang tersebut datang berpura-pura sebagai tamu, dan berhasil memperdaya seorang pembantu bernama Roddah (23).
Melani mengatakan, dalam aksinya perampok tersebut hanya mengambil sebuah TV LCD yang berada di ruang tamu, tanpa mengambil barang lain yang disimpan di dalam kamar.
"Untungnya yang diambil hanya televisi, padahal di kamar Saya ada handphone, laptop, dan emas," katanya di lokasi kejadian, Senin 17 September 2012.
Dia mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah, dan baru mengetahui kejadian tersebut dari orang rumah yang menghubunginya. "Saya tidak tahu persis kejadiannya seperti apa, tiba-tiba orang rumah telpon memberitahukan bahwa ada maling," ujarnya.
Sementara pembantu korban, Roddah mengaku pelaku datang dengan membawa pentungan setelah sebelumnya berpura-pura sebagai tamu. "Awalnya kata mereka ingin bertemu dengan majikan saya, ketika dipersilakan masuk mereka langsung mengancam dengan pentungan," ungkapnya.
Akibat peristiwa ini, Melani mengalami kerugian hingga dua juta rupiah, selain itu dua orang balita yang merupakan keponakan Melani kini mengalami trauma.
"Mereka bilang sudah mbak tenang saja, tidak apa-apa kok. Yang satunya lagi mengambil televisi, dan satu lagi masuk ke kamar. Tidak berapa lama mereka langsung kabur," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Jatinegara Kompol Suminto mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan saksi korban untuk mengidentifikasi pelaku. Untuk itu, dia berharap semua pihak untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan.
Melani mengatakan, dalam aksinya perampok tersebut hanya mengambil sebuah TV LCD yang berada di ruang tamu, tanpa mengambil barang lain yang disimpan di dalam kamar.
"Untungnya yang diambil hanya televisi, padahal di kamar Saya ada handphone, laptop, dan emas," katanya di lokasi kejadian, Senin 17 September 2012.
Dia mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah, dan baru mengetahui kejadian tersebut dari orang rumah yang menghubunginya. "Saya tidak tahu persis kejadiannya seperti apa, tiba-tiba orang rumah telpon memberitahukan bahwa ada maling," ujarnya.
Sementara pembantu korban, Roddah mengaku pelaku datang dengan membawa pentungan setelah sebelumnya berpura-pura sebagai tamu. "Awalnya kata mereka ingin bertemu dengan majikan saya, ketika dipersilakan masuk mereka langsung mengancam dengan pentungan," ungkapnya.
Akibat peristiwa ini, Melani mengalami kerugian hingga dua juta rupiah, selain itu dua orang balita yang merupakan keponakan Melani kini mengalami trauma.
"Mereka bilang sudah mbak tenang saja, tidak apa-apa kok. Yang satunya lagi mengambil televisi, dan satu lagi masuk ke kamar. Tidak berapa lama mereka langsung kabur," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Jatinegara Kompol Suminto mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan saksi korban untuk mengidentifikasi pelaku. Untuk itu, dia berharap semua pihak untuk bersabar menunggu hasil penyelidikan.
(lil)