Ayah pahlawan reformasi Yun Hap, meninggal dunia
Minggu, 16 September 2012 - 03:01 WIB
Ayah pahlawan reformasi Yun Hap, meninggal dunia
A
A
A
Sindonews.com - Yap Pit Sing ayah dari alamarhum Yap Yun Hap mahasiswa Universitas Indonesia yang tewas dalam peristiwa Semanggi II, meninggal dunia saat dalam perawatan di Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta Barat akibat menderita penyakit sirosis dan hepatitis B.
Menurut informasi dari pihak RS Royal Taruma, Pit Sing meninggal pukul 21.40 WIB, dan pagi ini jenazah Yap masih berada dikamar jenazah. Belum diketahui kapan jenazah Yap akan dibawa pulang ke rumah duka.
"Saat ini masih di kamar jenazah," jelas petugas RS Royal Taruma tanpa menyebut namanya kepada Sindonews, Minggu (16/9/2012).
Pit Sing menderita sakit ini sudah cukup lama. Sebelumnya, Usman Hamid dari Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), pernah mengabarkan melalui kicauan di jejaring twitter mengenai kondisi kesehatan Pit Sing.
Dia menyebut, beberapa bulan terakhir Pit sakit dan dirawat di RS Royal Taruma. Pit sakit sejak Agustus 2012, bahkan pernah mengalami pra koma. Untuk biaya pengobatan Pit mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, mengingat keluarganya telah kepayahan.
Pit merupakan orang tua satu dari 11 pahlawan reformasi yang tewas dalam bentrok dengan aparat tahun 1999. Pit pernah memperjuangkan keadilan atas kematian putra tertuanya itu.
Namun belakangan Pit tak pernah terlihat lagi lantaran tergolek sakit akibat sirosis.
Pit kehilangan putra tertuanya yakni Yap Yun Hap mahasiswa Fakultas Teknik UI angkatan 1996. Yun Hap ditemukan tewas terkena peluru tajam aparat saat demonstrasi menentang pemberlakuan UU penanggulangan keadaan bahaya 24 September 1999 di kawasan Sudirman.
Insiden penembakan yang menewaskan Yun Hap dan 10 orang lain, serta melukai 217 orang lainnnya itu kemudian dikenal dengan Peristiwa Semanggi II.
Menurut informasi dari pihak RS Royal Taruma, Pit Sing meninggal pukul 21.40 WIB, dan pagi ini jenazah Yap masih berada dikamar jenazah. Belum diketahui kapan jenazah Yap akan dibawa pulang ke rumah duka.
"Saat ini masih di kamar jenazah," jelas petugas RS Royal Taruma tanpa menyebut namanya kepada Sindonews, Minggu (16/9/2012).
Pit Sing menderita sakit ini sudah cukup lama. Sebelumnya, Usman Hamid dari Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), pernah mengabarkan melalui kicauan di jejaring twitter mengenai kondisi kesehatan Pit Sing.
Dia menyebut, beberapa bulan terakhir Pit sakit dan dirawat di RS Royal Taruma. Pit sakit sejak Agustus 2012, bahkan pernah mengalami pra koma. Untuk biaya pengobatan Pit mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, mengingat keluarganya telah kepayahan.
Pit merupakan orang tua satu dari 11 pahlawan reformasi yang tewas dalam bentrok dengan aparat tahun 1999. Pit pernah memperjuangkan keadilan atas kematian putra tertuanya itu.
Namun belakangan Pit tak pernah terlihat lagi lantaran tergolek sakit akibat sirosis.
Pit kehilangan putra tertuanya yakni Yap Yun Hap mahasiswa Fakultas Teknik UI angkatan 1996. Yun Hap ditemukan tewas terkena peluru tajam aparat saat demonstrasi menentang pemberlakuan UU penanggulangan keadaan bahaya 24 September 1999 di kawasan Sudirman.
Insiden penembakan yang menewaskan Yun Hap dan 10 orang lain, serta melukai 217 orang lainnnya itu kemudian dikenal dengan Peristiwa Semanggi II.
(lns)