Polisi buru tersangka tawuran antar pelajar
Minggu, 16 September 2012 - 01:01 WIB
Polisi buru tersangka tawuran antar pelajar
A
A
A
Sindonews.com - Petugas Polsek Pancoran terus memburu para tersangka yang terlibat dalam tawuran antar pelajar yang menewaskan Dedi Triyuda (17), pelajar kelas 2 SMK Baskara, Pancoran Mas Depok.
Dua hari pasca kejadian tawuran antara pelajar SMK Baskara dan SMK Panmas, dari enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Dedi Triyuda, dua di antaranya sudah ditangkap, dan seorang aktor intelektual masih diburu.
Wakapolsek Pancoran Mas AKP Ibnu Salim mengatakan jumlah tersangka masih bisa bertambah seiring belum tertangkapnya aktor intelektual kejadian tersebut. Hingga kini, kata dia, kasus tersebut masih pengembangan dan jumlah tersangka masih bisa terus bertambah.
"Kita masih terus mengembangkan, bisa jadi ada tersangka baru lagi, masih kami buru aktor intelektualnya," jelasnya kepada wartawan, Sabtu malam (15/09/12).
Hari ini polisi juga memanggil orang tua korban ke Polsek Pancoran Mas untuk dimintai keterangan. Pihak keluarga meminta polisi agar pelaku dihukum berat.
"Oh ya betul, kita mintai keterangan keluarga sebagai saksi, kalau pihak sekolah belum," imbuhnya.
Dua tersangka yang berhasil ditangkap itu adalah MS (17) dan AA (17). Kedua pelajar itu ditangkap di rumahnya. MS berperan melempar kepala Dedi dengan konblok dan AA membacok Dedi, saat pelajar kelas 2 SMK Baskara itu akan naik truk setelah terjatuh dilempar konblok.
Dua hari pasca kejadian tawuran antara pelajar SMK Baskara dan SMK Panmas, dari enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Dedi Triyuda, dua di antaranya sudah ditangkap, dan seorang aktor intelektual masih diburu.
Wakapolsek Pancoran Mas AKP Ibnu Salim mengatakan jumlah tersangka masih bisa bertambah seiring belum tertangkapnya aktor intelektual kejadian tersebut. Hingga kini, kata dia, kasus tersebut masih pengembangan dan jumlah tersangka masih bisa terus bertambah.
"Kita masih terus mengembangkan, bisa jadi ada tersangka baru lagi, masih kami buru aktor intelektualnya," jelasnya kepada wartawan, Sabtu malam (15/09/12).
Hari ini polisi juga memanggil orang tua korban ke Polsek Pancoran Mas untuk dimintai keterangan. Pihak keluarga meminta polisi agar pelaku dihukum berat.
"Oh ya betul, kita mintai keterangan keluarga sebagai saksi, kalau pihak sekolah belum," imbuhnya.
Dua tersangka yang berhasil ditangkap itu adalah MS (17) dan AA (17). Kedua pelajar itu ditangkap di rumahnya. MS berperan melempar kepala Dedi dengan konblok dan AA membacok Dedi, saat pelajar kelas 2 SMK Baskara itu akan naik truk setelah terjatuh dilempar konblok.
(lns)