Copet di bus Transjakarta berhasil diciduk
Kamis, 13 September 2012 - 11:57 WIB
Copet di bus Transjakarta berhasil diciduk
A
A
A
Sindonews.com - Warga menangkap Abdullah Ghani (32), setelah mengambil telepon genggam milik seorang penumpang Transjakarta di halte Badan Narkotika Nasional (BNN) Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, sekira pukul 09.30 WIB.
Abdullah Ghani yang juga warga Pesing, Jakarta Barat, mencopet handphone Nexcom milik Beny Hutabarat (26), warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, saat keduanya berada di dalam bus Transjakarta koridor IX (Pinang Ranti-Pluit).
"Korban tadi kelihatan sedang melamun di dalam bus, dan pelaku terlihat merogoh tangannya ke dalam tas milik korban. Saat itu saya kira pelaku memang temannya," ujar Syafei (22), saksi mata di lokasi kejadian, Kamis (13/9/2012).
Korban sendiri mengaku tidak merasa curiga dengan pria yang berada di belakangnya, karena kondisi bus yang penuh. "Tas saya simpan di samping, dan pelaku membuka resletingnya," tuturnya.
Sementara itu, pelaku mengaku terpaksa melakukan tindakan pencopetan tersebut. "Saya ingin membeli susu untuk anak saya yang baru berusia satu setengah tahun," kilahnya.
Namun, polisi tidak begitu saja percaya dengan alasan pelaku, karena pelaku kerap terlihat menaiki bus Transjakarta dengan rute yang sama di saat-saat tertentu.
"Menurut petugas keamanan bus Transjakarta pelaku kerap naik dan turun di daerah itu," ujar Ipda Nardi kepala SPK Polsek Jatinegara.
Abdullah Ghani yang juga warga Pesing, Jakarta Barat, mencopet handphone Nexcom milik Beny Hutabarat (26), warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, saat keduanya berada di dalam bus Transjakarta koridor IX (Pinang Ranti-Pluit).
"Korban tadi kelihatan sedang melamun di dalam bus, dan pelaku terlihat merogoh tangannya ke dalam tas milik korban. Saat itu saya kira pelaku memang temannya," ujar Syafei (22), saksi mata di lokasi kejadian, Kamis (13/9/2012).
Korban sendiri mengaku tidak merasa curiga dengan pria yang berada di belakangnya, karena kondisi bus yang penuh. "Tas saya simpan di samping, dan pelaku membuka resletingnya," tuturnya.
Sementara itu, pelaku mengaku terpaksa melakukan tindakan pencopetan tersebut. "Saya ingin membeli susu untuk anak saya yang baru berusia satu setengah tahun," kilahnya.
Namun, polisi tidak begitu saja percaya dengan alasan pelaku, karena pelaku kerap terlihat menaiki bus Transjakarta dengan rute yang sama di saat-saat tertentu.
"Menurut petugas keamanan bus Transjakarta pelaku kerap naik dan turun di daerah itu," ujar Ipda Nardi kepala SPK Polsek Jatinegara.
(lil)