Malaysia belajar pemberantasan korupsi dari KPK

Selasa, 11 September 2012 - 02:25 WIB
Malaysia belajar pemberantasan...
Malaysia belajar pemberantasan korupsi dari KPK
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas mengatakan, pemilihan Yogyakarta sebagai tempat penyelenggaraan South East Asia Parties Againts Corruption (SEA-PAC) atau Perkumpulan Lembaga Anti Korupsi Se-Asia Tenggara memiliki beberapa alasan.

"Pertama, Yogya merupakan kotak kecil yang aman dan nyaman bagi penyelenggaraan konfrensi tingkat internasional. Kedua, untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia yang akan disuguhkan bagi peserta negara-negara sahabat," ujar Busyro di Hotel Sheraton, Yogyakarta, Senin (10/9/2012).

Dia menambahkan, modus-modus korupsi tidak hanya terbatas di satu negara. Menurutnya, kekuatan-kekuatan korupsi memiliki konektivitas antar koruptor. Selain itu kata dia, para koruptor tersebut juga berkembang berkelindan dengan kekuatan-kekuatan bisnis dan negara-negara tertentu.

"Memiliki waktu dan dinamika karena mereka selalu berpindah dari satu negara kenegara lain. Dengan kekuatan-kekuatan itu sehingga mereka bisa lari, terjadi transasionalisasi dengan negara lain. Itu dirasakan oleh semua negara," paparnya.

Busyro mengatakan, menangani kejahatan korupsi dengan membutuhkan bantuan hukum lintas negara merupakan bantuk pengembangan dari konsep dan kebijakan yang selama ini dikaji secara strategik, sistematik, dan komprehensif.

Dia merinci, dengan MLA terjadi peningkatan dalam rangka pelacakan aset koruptor di luar negeri dan dikembalikan kepada negara Indonesia. Namun, dia mengaku masih ada kendala dalam menjalankan MLA itu seperti kurangnya pemahaman dua negara yang melakukan kerja sama MLA, kurangnya payung hukum internasional, negara yang diminta bantuan belum kooperatif.

"Kesepakatannya yang akan dihasilkan nanti melakukan pengepungan terhadap negara dan aset-asetnya. Pengepungan itu sejauh mana kita menutup lubang-lubang yang masih terbuka," imbuhnya.

Dalam rangka mengejar koruptor dan aset-asetnya yang bisa kita lakukan adalah dengan menjalin usaha kerja sama lewat MLA antara negara-negara SEA-PAC. Dasar hukumnya itu adalah United Nations Convention against Corruption (UNCAC) yang sudah diratifikasi dengan UU NO/72006.

Dia menyatakan, dari sejumlah anggota SEA-PAC, KPK merupakan salah satu lembaga antikorupsi yang diakui di kawasan Asia Tenggara, bahkan di Asia. Dia mengatakan, sejumlah komisi/lembaga antikorupsi seperti di Kamboja, dan India mempelajari konsep pemberantasan korupsi dari Indonesia.

"Malaysia bahkan mengadakan beberapa kali kunjungan dan kajian di KPK beberapa waktu lalu. Model KPK ini sangat dimintai oleh negara-negara lain. Penyelidikan, penyidikan dan penuntutan itu disatukan di KPK Indonesia. Saat ekspose itu kan ada polisi, jaksa, dan pimpinan," bebernya.

Abraham dan Busyro senada mengatakan, pendekatan dalam pemberantasan korupsi lintas negara juga dilakukan dengan pendekatan nonformal.
(san)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
1 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
2 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
4 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
14 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
15 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
15 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved