Kepala BNPT sambangi RS Mitra Keluarga Depok
Minggu, 09 September 2012 - 04:19 WIB
Kepala BNPT sambangi RS Mitra Keluarga Depok
A
A
A
Sindonews.com - Korban kritis akibat ledakan di Yayasan Pondok Bidara di Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Depok dipastikan hanya berjumlah satu orang.
Hal tersebut dipastikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyad Mbai ketika mengecek RS Mitra Keluarga Depok yang merawat korban kritis akibat ledakan di Jalan Nusantara Beji, Depok tersebut. Di RS ini, Ansyad memastikan hanya satu korban dirawat.
Korban tersebut dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Kata Ansyad, korban dalam keadaan kritis dan luka bakar di sekujur tubuh.
"Korban kritis, kami belum tahu siapa identitasnya, luka bakar di seluruh tubuh, kelihatannya seperti terbakar," katanya kepada wartawan, Minggu dini hari (9/9/2012).
Seperti diketahui, ledakan yang diduga bom di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara Jalan Nusantara RT 004/RW 013, Beji, Depok terjadi pada Sabtu 8 September sekira pukul 21.30 WIB.
Hal tersebut dipastikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyad Mbai ketika mengecek RS Mitra Keluarga Depok yang merawat korban kritis akibat ledakan di Jalan Nusantara Beji, Depok tersebut. Di RS ini, Ansyad memastikan hanya satu korban dirawat.
Korban tersebut dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Kata Ansyad, korban dalam keadaan kritis dan luka bakar di sekujur tubuh.
"Korban kritis, kami belum tahu siapa identitasnya, luka bakar di seluruh tubuh, kelihatannya seperti terbakar," katanya kepada wartawan, Minggu dini hari (9/9/2012).
Seperti diketahui, ledakan yang diduga bom di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara Jalan Nusantara RT 004/RW 013, Beji, Depok terjadi pada Sabtu 8 September sekira pukul 21.30 WIB.
(azh)