Buruh kembali bentrok dengan polisi
Sabtu, 08 September 2012 - 22:47 WIB
Buruh kembali bentrok dengan polisi
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antara polisi dan buruh kembali pecah saat buruh PT Mentari Internasional menghadang ribuan buruh lainnya yang menolak aksi mogok kerja di Jalan Yos Sudarso Kota Jombang, Jawa Timur (Jatim).
Selain membakar ban bekas hingga memacetkan Jalan Raya Jombang-Surabaya, para buruh yang berdemo juga melakukan sweeping dan mengusir ribuan buruh lainnya yang nekat masuk kerja.
Bentrok antara polisi dan buruh terjadi saat ratusan buruh yang menggelar aksi mogok kerja menghadang ribuan buruh lainnya yang tak ikut aksi.
Dari arah berlawanan, dengan berjalan kaki polisi mengawal ribuan buruh yang dihadang tersebut hingga terlibat keributan dengan pengunjuk rasa.
Tak mau menyerah, buruh yang kalah jumlah dengan polisi ini berlarian mengejar dan tetap berusaha mengusir buruh yang hendak masuk kerja. Tindakan yang mengarah pada aksi anarkis tersebut sengaja dilakukan ratusan buruh PT Mentari Internasional karena perusahaan mainan tempatnya bekerja sampai saat ini bersikukuh tak mau memenuhi tuntutan mereka untuk menghentikan sistem kerja kontrak dan mengangkatnya menjadi karyawan tetap.
"kami kesal. seharusnya polisi mengawal buruh melakukan aksi. Ini malah membela PT Mentari Internasional," ujar salah seorang buruh, Muji menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (8/9/2012).
Selain membakar ban bekas hingga memacetkan Jalan Raya Jombang-Surabaya, para buruh yang berdemo juga melakukan sweeping dan mengusir ribuan buruh lainnya yang nekat masuk kerja.
Bentrok antara polisi dan buruh terjadi saat ratusan buruh yang menggelar aksi mogok kerja menghadang ribuan buruh lainnya yang tak ikut aksi.
Dari arah berlawanan, dengan berjalan kaki polisi mengawal ribuan buruh yang dihadang tersebut hingga terlibat keributan dengan pengunjuk rasa.
Tak mau menyerah, buruh yang kalah jumlah dengan polisi ini berlarian mengejar dan tetap berusaha mengusir buruh yang hendak masuk kerja. Tindakan yang mengarah pada aksi anarkis tersebut sengaja dilakukan ratusan buruh PT Mentari Internasional karena perusahaan mainan tempatnya bekerja sampai saat ini bersikukuh tak mau memenuhi tuntutan mereka untuk menghentikan sistem kerja kontrak dan mengangkatnya menjadi karyawan tetap.
"kami kesal. seharusnya polisi mengawal buruh melakukan aksi. Ini malah membela PT Mentari Internasional," ujar salah seorang buruh, Muji menjelaskan kepada wartawan, Sabtu (8/9/2012).
(azh)