Kekeringan, warga antre air bersih

Sabtu, 08 September 2012 - 04:55 WIB
Kekeringan, warga antre...
Kekeringan, warga antre air bersih
A A A
Sindonews.com - Kemarau berkepanjangan membuat sejumlah sumur warga di Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan kering. Mereka terpaksa mengandalkan air bersih ke PDAM Tirta Randik. Sayangnya perusahaan PDAM kesulitan mendistribusikan air bersih karena terbatas armada truk tangki air sehingga warga harus mengambil sendiri ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM tersebut.

Warga Sekayu di seberang JM, Ujik (38) mengaku aliran PDAM belum masuk kewilayahnya. Padahal keperluan masak dan air minum warga masih mengandalkan air sumur. Sayangnya sudah beberapa pekan ini air sumur kering.

“Kalau untuk mandi dan cuci pakaian kami pakai air sungai musi,” terang Ujik saat harus antri mengisi air bersih di IPA PDAM jembatan musi, Jumat (7/9/2012).

Menurut Ujik, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ia harus mengambil air bersih ke PDAM Tirta Mandik. “Untuk keperluan keluarga terpaksa harus tiga sampai empat kali ngambil dengan empat jeriken yang ditaruh dimotor,” ujarnya.

Ujik menuturkan, beberapa kali dia dan warga tempat tinggalnya memesan mobil tangki dari PDAM namun karena keterbatasan armada sehingga pesanan mobil tangki belum kunjung datang.

Sedangkan warga Sekayu lainnya, Indra (30), mengatakan kelangkaan air bersih setiap tahun selalu saja. Sumur gali kering dan sumur bor yang dimiliki sudah tidak mampu lagi menyedot air, sedangkan air PDAM selalu tersendat.

“Yah, terpaksa bawa tandon pake mobil pikup, biar bisa banyak menampung air bersih. Kalau tidak bisa-bisa kami tidak mandi,” terangnya. Bahkan tak sedikit warga terpaksa membeli air bersih untuk mandi dan masak menggunakan air isi ulang.

Menyikapi itu, PDAM Tirta Randik mengaku kewalahan melayani permintaan warga. Keberadaan dua unit mobil tangki di Sekayu tak cukup melayani permintaan. “Banyak sekali pesanan mobil tangki, ada dari perpustakaan, Dinas PU Cipta Karya dan banyak dari warga. Namun belum bisa terpenuhi semua dan kami kewalahan,” beber Kepala Bagian Umum PDAM Tirta Randik, Makmur di Sekayu.

Menurut Makmur, jumlah armada mobil tangki hanya ada dua unit untuk melayani Sekayu dan sekitarnya. “Bahkan ada yang sudah dua hari lalu pesan sampai sekarang belum bisa diantar,” paparnya.
(ysw)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
September Puncak Musim...
September Puncak Musim Kemarau, Oktober Transisi ke Musim Hujan
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved