Persempit gerak teroris, Polisi Depok gelar razia
Sabtu, 08 September 2012 - 01:42 WIB
Persempit gerak teroris, Polisi Depok gelar razia
A
A
A
Sindonews – Polres Depok melalui jajaran Polsek Pancoran Mas menggelar razia gabungan di Jalan Raya Cipayung, Depok, Jawa Barat. Razia ini untuk mempersempit ruang gerak teroris yang ingin melarikan diri.
Razia teroris dilakukan terhadap ratusan kendaraan bermotor untuk menyisir pengendara motor yang mencurigakan. Razia juga dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas serta dugaan adanya pengendara jalan membawa senjata tajam atau bahan peledak.
Kapolsek Pancoran Mas Depok Kompol Agus Salim mengatakan razia tersebut dilakukan melibatkan seluruh unsur, yakni reskrim, buser, lantas, hingga intel. Agus membenarkan bahwa razia tersebut juga terkait maraknya terorisme.
“Untuk razia semualah, demi keamanan, instruksi Kapolres langsung, antisipasi terorisme dengan merazia satu persatu pengendara motor,” katanya, Sabtu dini hari (08/09/12).
Wakapolsek Pancoran Mas Depok AKP Ibnu Salim mengatakan razia juga dilakukan untuk menyisir kemungkinan Thoriq, kelompok terduga teroris di Jakarta Barat lari ke Depok.
Sebab, katanya, para terduga teroris umumnya mencari tempat pemukiman dimana warganya banyak apatis dan acuh tak acuh terhadap lingkungan.
“Sekalian razia ini mencari Thoriq, siapa tahu lari ke Depok, setelah terduga teroris Solo digerebek di Depok, kami tingkatkan kewaspadaan. Jangan sampai ada Thoriq baru yang bersembunyi di Depok,” tandasnya.
Setiap pengendara yang melintas, diminta menunjukkan SIM dan STNK, serta dilibatkan Polwan untuk memeriksa penumpang wanita. Motor yang tak memiliki kelengkapan surat–surat disita di Polsek Pancoran Mas.
Razia teroris dilakukan terhadap ratusan kendaraan bermotor untuk menyisir pengendara motor yang mencurigakan. Razia juga dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas serta dugaan adanya pengendara jalan membawa senjata tajam atau bahan peledak.
Kapolsek Pancoran Mas Depok Kompol Agus Salim mengatakan razia tersebut dilakukan melibatkan seluruh unsur, yakni reskrim, buser, lantas, hingga intel. Agus membenarkan bahwa razia tersebut juga terkait maraknya terorisme.
“Untuk razia semualah, demi keamanan, instruksi Kapolres langsung, antisipasi terorisme dengan merazia satu persatu pengendara motor,” katanya, Sabtu dini hari (08/09/12).
Wakapolsek Pancoran Mas Depok AKP Ibnu Salim mengatakan razia juga dilakukan untuk menyisir kemungkinan Thoriq, kelompok terduga teroris di Jakarta Barat lari ke Depok.
Sebab, katanya, para terduga teroris umumnya mencari tempat pemukiman dimana warganya banyak apatis dan acuh tak acuh terhadap lingkungan.
“Sekalian razia ini mencari Thoriq, siapa tahu lari ke Depok, setelah terduga teroris Solo digerebek di Depok, kami tingkatkan kewaspadaan. Jangan sampai ada Thoriq baru yang bersembunyi di Depok,” tandasnya.
Setiap pengendara yang melintas, diminta menunjukkan SIM dan STNK, serta dilibatkan Polwan untuk memeriksa penumpang wanita. Motor yang tak memiliki kelengkapan surat–surat disita di Polsek Pancoran Mas.
(ysw)