TNI dan pegawai PDAM keruk lumpur Cisadane

Jum'at, 07 September 2012 - 00:05 WIB
TNI dan pegawai PDAM...
TNI dan pegawai PDAM keruk lumpur Cisadane
A A A
Sindonews.com - Ratusan anggota TNI dari kodim 0506 Tangerang bersama dengan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan TNI/Polri (FKPPI), dan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang turun ke Sungai Cisadane guna mengeruk lumpur yang menutup jalur air yang masuk ke intake milik PDAM TB Kota Tangerang.

Musim kemarau yang melanda di Kota Tangerang beberapa bulan terakhir ini, menyebabkan debit air Sungai Cisadane menurun drastis dan menimbulkan sedimentasi di sisi sungai hingga menghambat bahan baku PDAM masuk ke intake.

"Ini sudah ketiga kalinya kami melakukan pengerukan, hal ini dikarenakan kemarau yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan air baku berkurang. Bahkan kini mencapai 50 persen dari biasanya," kata Dirut PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Ahmad Marju Kodri, Kamis 6 September 2012.

Dia mengakui, akhir bulan kemarin penurunan debit air yang masuk ke intake mencapai 30 persen, akan tetapi kemarau yang terus terjadi mengakibatkan air yang masuk semakin sedikit, bahkan saat ini dicatat penurunan mencapai 50 persen.

"Produksi sedikit berkurang, sehingga penyaluran air kewarga kapasitasnya sedikit berkurang. Tapi kami pastikan kualitas air tetap terjaga sesuai aturan menteri kesehatan (Menkes)," ujarnya.

Sebenarnya, terang Marju, pengerukan ini merupakan kewajiban pemerintah pusat, karena Sungai Cisadane melewati antar provinsi. Namun untuk kepentingan PDAM, pengerukan hanya dilakukan disekitar intake.

"Saya sangat berterima kasih kepada Kodim 0506 Tangerang, dan warga yang telah membantu pengerukan dan mau peduli terhadap kepentingan masyarakat," tukasnya.

Sementara Dandim 0506 Tangerang Letkol Dani Wardana mengatakan, pihaknya menerjunkan sebanyak 265 personil untuk melakukan pengerukan.

"Kita merasa terpanggil untuk membantu PDAM. Saya liat memang sungai cisadane mulai memprihatinkan. Kedepannya, kita akan mengeruk lagi sungai cisadane di beberapa titik," tandasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Sungai Batanghari Surut...
Sungai Batanghari Surut Akibat Kemarau, Munculkan Pulau Berpasir
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus 2025, BMKG: Berlangsung Lebih Singkat
September Puncak Musim...
September Puncak Musim Kemarau, Oktober Transisi ke Musim Hujan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved