Anas klaim kampanye Foke-Nara berkualitas
Kamis, 06 September 2012 - 19:18 WIB
Anas klaim kampanye Foke-Nara berkualitas
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengklaim, kampanye incumbent Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) jauh lebih baik dan berkualitas dari pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki T Purnama (Ahok). Kampanye Foke dinilai lebih mendidik warga Jakarta.
"Fauzi-Nachrowi itu kampanyenya, kampanye yang berkualitas. Kampanye yang terkait bagaimana DKI Jakarta makin maju dan bermartabat, rakyatnya makin makmur, dan sejahtera," ujar Anas di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Menurut Anas, kampanye yang sampaikan Foke-Nara mengusung tema Jakarta ke depan. Bahkan mantan Ketua PB HMI ini yakin, dengan modal gagasan kemajuan Jakarta itu, pasangan Foke-Nara mampu meyakinkan warga DKI.
"Pokoknya kalau kampanyenya tim Foke-Nara kampanye yang positif, dan untuk kemajuan Jakarta," tukasnya.
Ditambahkan Anas, sore ini Fraksi Partai Demokrat menggelar rapat tertutup. Rapat itu banyak memberi semangat dan motivasi kepada Foke-Nara untuk memenangkan putaran kedua. Prosentase tidak terlalu penting tapi putaran kedua harus menang.
"Prosentase tidak terlalu penting yang penting satu kata menang," pungkasnya.
"Fauzi-Nachrowi itu kampanyenya, kampanye yang berkualitas. Kampanye yang terkait bagaimana DKI Jakarta makin maju dan bermartabat, rakyatnya makin makmur, dan sejahtera," ujar Anas di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Menurut Anas, kampanye yang sampaikan Foke-Nara mengusung tema Jakarta ke depan. Bahkan mantan Ketua PB HMI ini yakin, dengan modal gagasan kemajuan Jakarta itu, pasangan Foke-Nara mampu meyakinkan warga DKI.
"Pokoknya kalau kampanyenya tim Foke-Nara kampanye yang positif, dan untuk kemajuan Jakarta," tukasnya.
Ditambahkan Anas, sore ini Fraksi Partai Demokrat menggelar rapat tertutup. Rapat itu banyak memberi semangat dan motivasi kepada Foke-Nara untuk memenangkan putaran kedua. Prosentase tidak terlalu penting tapi putaran kedua harus menang.
"Prosentase tidak terlalu penting yang penting satu kata menang," pungkasnya.
(san)