Paska penggerebekan, keluarga Firman menutup diri
Kamis, 06 September 2012 - 11:10 WIB
Paska penggerebekan, keluarga Firman menutup diri
A
A
A
Sindonews.com - Situasi di lokasi penggerebekan teroris oleh tim Detasemen Khusus (densus) 88 anti teror Mabes Polri kemarin di Perumahan Taman Anyelir 2, Kalimulya, Cilodong, Depok, saat ini sudah mulai kondusif. Bahkan garis polisi (police line) di lingkungan rumah warga sudah dicopot.
Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega menginstruksikan kepada Babinkamtibmas untuk melepas police line di jalan lingkungan warga. Sebab saat ini sudah tak ada lagi warga yang berlalu lalang di sekitar lokasi.
Selain itu rumah Nasuha di Blok E1/1, paman Firman, terduga teroris Solo yang ditangkap tim densus, terlihat sepi. Tak sedikitpun keluarga Nasuha membuka pintu meski diketuk oleh tamu yang datang.
Kepala Keamanan Lingkungan Mursyid mengatakan, pascapenangkapan Firman, sejauh ini keluarga Nasuha makin menutup diri dari warga. Tak satupun keluarga Nasuha keluar rumah untuk sekedar berbelanja.
"Dari kemarin enggak pernah keluar rumah, sampai pagi ini walaupun AC menyala dan ada jemuran pakaian, enggak kelihatan keluar rumah, makanan paling dikirim oleh tetangga saja, belum mau bicara," katanya di lokasi, Kamis (6/9/2012).
Sementara itu, aktifitas di lokasi penggerebekan sudah berjalan normal dan warga sudah kembali beraktifitas. Namun Tante Firman, Ipong, masih dirawat di rumah sakit, karena syok pascapenggerebekan.
Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega menginstruksikan kepada Babinkamtibmas untuk melepas police line di jalan lingkungan warga. Sebab saat ini sudah tak ada lagi warga yang berlalu lalang di sekitar lokasi.
Selain itu rumah Nasuha di Blok E1/1, paman Firman, terduga teroris Solo yang ditangkap tim densus, terlihat sepi. Tak sedikitpun keluarga Nasuha membuka pintu meski diketuk oleh tamu yang datang.
Kepala Keamanan Lingkungan Mursyid mengatakan, pascapenangkapan Firman, sejauh ini keluarga Nasuha makin menutup diri dari warga. Tak satupun keluarga Nasuha keluar rumah untuk sekedar berbelanja.
"Dari kemarin enggak pernah keluar rumah, sampai pagi ini walaupun AC menyala dan ada jemuran pakaian, enggak kelihatan keluar rumah, makanan paling dikirim oleh tetangga saja, belum mau bicara," katanya di lokasi, Kamis (6/9/2012).
Sementara itu, aktifitas di lokasi penggerebekan sudah berjalan normal dan warga sudah kembali beraktifitas. Namun Tante Firman, Ipong, masih dirawat di rumah sakit, karena syok pascapenggerebekan.
(san)