Pengembangan wilayah, Sorong Selatan didampingi UGM
Kamis, 06 September 2012 - 10:20 WIB
Pengembangan wilayah, Sorong Selatan didampingi UGM
A
A
A
Sindonews.com - Kabupaten Sorong Selatan jalin kerjasama dengan Universitas Gajah Mada (UGM). Sebagai lembaga pendidikan, UGM akan melakukan upaya pendidikan, konsultasi dan advokasi bagi pemda Sorong Selatan.
Bupati Sorong Selatan Otto Ihalauw mengatakan, kerjasama tersebut memiliki tujuan membantu pengembangan wilayahnya. Hal tersebut mempertimbangkan posisi Sorong Selatan sebagai wilayah pemerintahan baru di Papua.
"SDM kami cukup terbatas dan tentunya perlu diperkuat kapsitasnya. Untuk itu kami berharap UGM bisa membantu," tandas Otto seusai penandatangan MoU dengan Rektor UGM Prof Pratikno, Kamis (6/9/2012).
Sebagai kabupaten baru menurutnya, Sorong Selatan perlu penguatan kapasitas sumber daya manusia di berbagai bidang. Beberapa yang dibutuhkan diantaranya bidang perencanaan keuangan, manajemen rumah sakit, teknik lingkungan hidup, hukum pertanahan, maupun kebencanaan.
Dengan kebutuhan tersebut, diharapkan penguatan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada penguatan sumberdaya manusia. Lebih dari itu diharapkan UGM bisa menjadi tempat konsultasi dan advokasi dalam pembangunan Kabupaten Sorong Selatan.
Rektor UGM Prof Pratikno menilai, kerjasama yang dilakukan tidak hanya memberikan keuntungan kepada salah satu pihak. Oleh karenanya UGM siap mendukung dalam penguatan kapasitas SDM, konsultasi, maupun advokasi bagi Pemkab Sorong Selatan.
Bupati Sorong Selatan Otto Ihalauw mengatakan, kerjasama tersebut memiliki tujuan membantu pengembangan wilayahnya. Hal tersebut mempertimbangkan posisi Sorong Selatan sebagai wilayah pemerintahan baru di Papua.
"SDM kami cukup terbatas dan tentunya perlu diperkuat kapsitasnya. Untuk itu kami berharap UGM bisa membantu," tandas Otto seusai penandatangan MoU dengan Rektor UGM Prof Pratikno, Kamis (6/9/2012).
Sebagai kabupaten baru menurutnya, Sorong Selatan perlu penguatan kapasitas sumber daya manusia di berbagai bidang. Beberapa yang dibutuhkan diantaranya bidang perencanaan keuangan, manajemen rumah sakit, teknik lingkungan hidup, hukum pertanahan, maupun kebencanaan.
Dengan kebutuhan tersebut, diharapkan penguatan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada penguatan sumberdaya manusia. Lebih dari itu diharapkan UGM bisa menjadi tempat konsultasi dan advokasi dalam pembangunan Kabupaten Sorong Selatan.
Rektor UGM Prof Pratikno menilai, kerjasama yang dilakukan tidak hanya memberikan keuntungan kepada salah satu pihak. Oleh karenanya UGM siap mendukung dalam penguatan kapasitas SDM, konsultasi, maupun advokasi bagi Pemkab Sorong Selatan.
(azh)