Kubu nasionalis merah vs nasionalis hijau
Rabu, 05 September 2012 - 21:45 WIB
Kubu nasionalis merah vs nasionalis hijau
A
A
A
Sindonews.com - Putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta merupakan antara kubu nasionalis hijau dengan nasionalis merah.
Kubu nasionalis merah mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sementara Kubu nasionalis hijau mendukung pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara).
"Khusus Foke-Nara disebut nasionalis hijau," tukas Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR dalam acara diskusi yang bertajuk Membaca Kepentingan Capres 2014 di balik Pilkada DKI Jakarta, Rabu (5/6/2012).
Disebut nasionalis hijau, karena parpol pendukung cagub ini tidak hanya dari parpol berideologi nasional seperti Golkar Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat.
Calon ini juga didukung beberapa partai Islam, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebaliknya, kubu nasionalis merah merupakan representasi dari partai yang berideologi nasionalis non partai Islam, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra.
Kubu nasionalis merah mendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sementara Kubu nasionalis hijau mendukung pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara).
"Khusus Foke-Nara disebut nasionalis hijau," tukas Sekretaris Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR dalam acara diskusi yang bertajuk Membaca Kepentingan Capres 2014 di balik Pilkada DKI Jakarta, Rabu (5/6/2012).
Disebut nasionalis hijau, karena parpol pendukung cagub ini tidak hanya dari parpol berideologi nasional seperti Golkar Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat.
Calon ini juga didukung beberapa partai Islam, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Sebaliknya, kubu nasionalis merah merupakan representasi dari partai yang berideologi nasionalis non partai Islam, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra.
(kur)