Jokowi tinggalkan Pilgub untuk cawapres?
Rabu, 05 September 2012 - 19:55 WIB
Jokowi tinggalkan Pilgub untuk cawapres?
A
A
A
Sindonews.com - Setelah memberanikan diri untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI
Jakarta, Joko Widodo disebut-sebut bakal digadang sebagai calon wakil presiden. Hal ini dimungkinkan, jika terjalin koalisi antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Partai Gerindra hingga 2014 mendatang.
"Koalisi PDIP dan Gerindara bisa terjadi, Jokowi diproyeksikan cawapres," ujar Ketua DPP PPP Arwani Thomafi saat ditanya apakah Jokowi bisa menjadi cawapres dalam diskusi dengan tajuk "Membaca Kepentingan Capres-apres 2014 di balik Pemilu DKI Jakarta" oleh Manifest institut, di Resto Bambu Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2012).
Baginya kemungkinan itu bisa saja terjadi, meskipun pria yang biasa disapa Jokowi itu melibatkan dalam Pilgub DKI Jakarta.
Lanjutnya, jika Wali Kota Solo itu terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, bukan suatu hal mustahil dia akan melanjutkan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
"Sangat bisa jadi itu terealisir (Jokowi jadi cawapres), buktinya sekarang masih jadi wali kota masih bisa menjadi cagub. Setelah menjadi gubernur tentu kemungkinan masih bisa menjadi cawapres," tukasnya.
Lebih lanjut disampaikan politikus Senayan dari PPP ini, nama Jokowi memang jadi pembicaraan publik setelah resmi menyatakan maju dalam Pilgub DKI. Tetapi, bukan berarti dirinya akan terpilih menjadi orang nomor-1 di DKI ini.
"Cawapres, bisa saja menjadi pilihan, menjadi satu opsi, tingkat popularitas yang bagus," ucapnya.
Jakarta, Joko Widodo disebut-sebut bakal digadang sebagai calon wakil presiden. Hal ini dimungkinkan, jika terjalin koalisi antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Partai Gerindra hingga 2014 mendatang.
"Koalisi PDIP dan Gerindara bisa terjadi, Jokowi diproyeksikan cawapres," ujar Ketua DPP PPP Arwani Thomafi saat ditanya apakah Jokowi bisa menjadi cawapres dalam diskusi dengan tajuk "Membaca Kepentingan Capres-apres 2014 di balik Pemilu DKI Jakarta" oleh Manifest institut, di Resto Bambu Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2012).
Baginya kemungkinan itu bisa saja terjadi, meskipun pria yang biasa disapa Jokowi itu melibatkan dalam Pilgub DKI Jakarta.
Lanjutnya, jika Wali Kota Solo itu terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, bukan suatu hal mustahil dia akan melanjutkan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.
"Sangat bisa jadi itu terealisir (Jokowi jadi cawapres), buktinya sekarang masih jadi wali kota masih bisa menjadi cagub. Setelah menjadi gubernur tentu kemungkinan masih bisa menjadi cawapres," tukasnya.
Lebih lanjut disampaikan politikus Senayan dari PPP ini, nama Jokowi memang jadi pembicaraan publik setelah resmi menyatakan maju dalam Pilgub DKI. Tetapi, bukan berarti dirinya akan terpilih menjadi orang nomor-1 di DKI ini.
"Cawapres, bisa saja menjadi pilihan, menjadi satu opsi, tingkat popularitas yang bagus," ucapnya.
(kur)