Lagi, demo buruh di Jombang ricuh
Rabu, 05 September 2012 - 10:05 WIB
Lagi, demo buruh di Jombang ricuh
A
A
A
Sindonews.com - Demo buruh perusahaan mainan PT Mentari Internasional di Jombang, Jawa Timur (Jatim) berlangsung ricuh. Para buruh memblokir pintu masuk perusahaan dan menghalang-halangi ribuan buruh lainnya yang akan masuk kerja.
Dalam aksi tersebut/ para buruh menuntut perusahaan menghapus sistem kerja kontrak dan mengangkat mereka menjadi karyawan tetap. Keributan ini bermula saat buruh PT Mentari Internasional di Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Kota Jombang yang menggelar aksi unjukrasa rabu pagi mendapati seorang pria yang dicurigai suruhan pihak pabrik membawa senjata palu. Para buruh berusaha menghakimi pria tersebut namun dihalang-halangi oleh polisi.
untuk meredakan keributan polisi langsung mengamankan pria tersebut bersama palu yang dibawanya. Namun, keributan kembali pecah saat para buruh yang menggelar aksi unjukrasa memblokir pintu masuk perusahaan dan menghalang-halangi ribuan karyawan lainnya yang hendak masuk kerja. Dalam peristiwa ini berkali-kali buruh terlibat saling dorong dengan petugas hingga nyaris baku hantam.
Salah seorang buruh Muji mengatakan para buruh kecewa polisi yang seharusnya melakukan pengamanan dan bersikap netral justru bertindak represif dengan membela perusahaan yang notabene milik pengusaha asal korea tersebut. Para buruh perusahaan mainan PT Mentari Internasional menuntut perusahaan tempatnya bekerja menghapus sistem kerja kontrak.
"Kami juga mendesak perusahaan mengangkat mereka menjadi karyawan tetap. Kami akan terus menggelar aksi jika tuntutan kami belum juga terealiasi," tandas Muji menjelaskan kepada wartawan di ela unjuk rasa, Rabu pagi (5/9/2012).
Hingga berita ini diturunkan, aksi para buruh masih terus berlanjut. Polisi pun terus melakukan penjagaan dengan ketat.
Dalam aksi tersebut/ para buruh menuntut perusahaan menghapus sistem kerja kontrak dan mengangkat mereka menjadi karyawan tetap. Keributan ini bermula saat buruh PT Mentari Internasional di Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Kota Jombang yang menggelar aksi unjukrasa rabu pagi mendapati seorang pria yang dicurigai suruhan pihak pabrik membawa senjata palu. Para buruh berusaha menghakimi pria tersebut namun dihalang-halangi oleh polisi.
untuk meredakan keributan polisi langsung mengamankan pria tersebut bersama palu yang dibawanya. Namun, keributan kembali pecah saat para buruh yang menggelar aksi unjukrasa memblokir pintu masuk perusahaan dan menghalang-halangi ribuan karyawan lainnya yang hendak masuk kerja. Dalam peristiwa ini berkali-kali buruh terlibat saling dorong dengan petugas hingga nyaris baku hantam.
Salah seorang buruh Muji mengatakan para buruh kecewa polisi yang seharusnya melakukan pengamanan dan bersikap netral justru bertindak represif dengan membela perusahaan yang notabene milik pengusaha asal korea tersebut. Para buruh perusahaan mainan PT Mentari Internasional menuntut perusahaan tempatnya bekerja menghapus sistem kerja kontrak.
"Kami juga mendesak perusahaan mengangkat mereka menjadi karyawan tetap. Kami akan terus menggelar aksi jika tuntutan kami belum juga terealiasi," tandas Muji menjelaskan kepada wartawan di ela unjuk rasa, Rabu pagi (5/9/2012).
Hingga berita ini diturunkan, aksi para buruh masih terus berlanjut. Polisi pun terus melakukan penjagaan dengan ketat.
(azh)