Perampok satroni warnet di Gambir
Rabu, 05 September 2012 - 04:27 WIB
Perampok satroni warnet di Gambir
A
A
A
Sindonews.com – Komplotan perampok menyatroni warung internet di Jalan Cideng Timur No 11 Gambir Jakarta Pusat. Akibat kejadian tersebut para perampok berhasil membawa uang Rp2 juta serta satu unit telepon genggam.
Tidak hanya itu seorang penjaga warnet dan seorang juru parkir menjadi korban dalam peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (4/9/2012).
Ridwanullah (27) mengatakan, saat kejadian dirinya memang sengaja istirahat didalam warnet. Hal ini dilakukan lantaran mayoritas yang menggunakan layanan internet dengan paket enam jam.
Sekira pukul 02.00 WIB lima orang masuk langsung naik ke lantai dua, dan tujuh orang lainnya menunggu di luar. Tidak lama kemudian turun ke meja kasir dan menodong petugas warnet dengan clurit. Salah seorang pelaku langsung mengambil semua uang yang ada di laci.
Pelaku lainnya juga tidak hanya diam, para pengguna internet juga menjadi korban penodongan. “Saat kelima nya masuk, salah seorang menjaga pintu, dua orang mendatangi penjaga warnet, dua orang lainnya mengambil uang para pelanggan,” ucapnya.
Para pelaku hanya mendapatkan Rp1 juta dari penjaga warnet dan dapat Rp1 juta dari pelanggan.
Asep yang sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku mendapat luka di kepala dan di tangan kanannya terkena sabetan clurit.
Sementara itu Ridwan yang berusaha keluar juga sempat disabet clurit hingga kepalanya berdarah. Ridwan mengatakan, dari kelima pelaku, satu diantaranya sudah tua umurnya berkisar antara 48 – 55 menggunakan jaket loreng.
Sedangkan empat lainnya masih muda-muda. “Mereka tidak memakai topeng dan langsung mengancam petugas warnet serta para pelanggan yang ada,” ucapnya.
Kepala Unit Reskrim Gambir Kompol Djoko Waluyo mengatakan, pihaknya sudah mengenali para pelaku dan sedang melakukan pengejaran. Pelaku dikenali melalui kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang ada dalam warnet.
Dirinya menegaskan bahwa pria yang menggunakan jaket lorang bukanlah anggota TNI. “Meskipun tampilan gambar dari CCTV tidak begitu jelas, siapa tapi dipastikan pria yang menggunakan jaket loreng bukan anggota TNI, sebab orang tersebut sudah tua,” ucapnya.
Dengan gambar yang dimiliki dan keterangan dari para saksi Djoko optimis bisa menangkap pelaku dalam waktu dekat ini. “Saya yakin bisa menangkap para pelaku dalam waktu seminggu,”Janjinya kepada wartwan.
Tidak hanya itu seorang penjaga warnet dan seorang juru parkir menjadi korban dalam peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (4/9/2012).
Ridwanullah (27) mengatakan, saat kejadian dirinya memang sengaja istirahat didalam warnet. Hal ini dilakukan lantaran mayoritas yang menggunakan layanan internet dengan paket enam jam.
Sekira pukul 02.00 WIB lima orang masuk langsung naik ke lantai dua, dan tujuh orang lainnya menunggu di luar. Tidak lama kemudian turun ke meja kasir dan menodong petugas warnet dengan clurit. Salah seorang pelaku langsung mengambil semua uang yang ada di laci.
Pelaku lainnya juga tidak hanya diam, para pengguna internet juga menjadi korban penodongan. “Saat kelima nya masuk, salah seorang menjaga pintu, dua orang mendatangi penjaga warnet, dua orang lainnya mengambil uang para pelanggan,” ucapnya.
Para pelaku hanya mendapatkan Rp1 juta dari penjaga warnet dan dapat Rp1 juta dari pelanggan.
Asep yang sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku mendapat luka di kepala dan di tangan kanannya terkena sabetan clurit.
Sementara itu Ridwan yang berusaha keluar juga sempat disabet clurit hingga kepalanya berdarah. Ridwan mengatakan, dari kelima pelaku, satu diantaranya sudah tua umurnya berkisar antara 48 – 55 menggunakan jaket loreng.
Sedangkan empat lainnya masih muda-muda. “Mereka tidak memakai topeng dan langsung mengancam petugas warnet serta para pelanggan yang ada,” ucapnya.
Kepala Unit Reskrim Gambir Kompol Djoko Waluyo mengatakan, pihaknya sudah mengenali para pelaku dan sedang melakukan pengejaran. Pelaku dikenali melalui kamera Closed Circuit Television (CCTV) yang ada dalam warnet.
Dirinya menegaskan bahwa pria yang menggunakan jaket lorang bukanlah anggota TNI. “Meskipun tampilan gambar dari CCTV tidak begitu jelas, siapa tapi dipastikan pria yang menggunakan jaket loreng bukan anggota TNI, sebab orang tersebut sudah tua,” ucapnya.
Dengan gambar yang dimiliki dan keterangan dari para saksi Djoko optimis bisa menangkap pelaku dalam waktu dekat ini. “Saya yakin bisa menangkap para pelaku dalam waktu seminggu,”Janjinya kepada wartwan.
(ysw)