Vandalisme perburuk wisata Wonorejo
Selasa, 04 September 2012 - 23:21 WIB
Vandalisme perburuk wisata Wonorejo
A
A
A
Sindonews.com – Kesadaran warga untuk menjaga tempat konservasi dan wisata di Kota Pahlawan benar-benar buruk. Buktinya, aksi vandalisme masih saja terjadi di ecowisata mangrove di Wonorejo.
Dari pantauan di lapangan, lokasi jogging track di kawasan Wonorejo Kecamatan Rungkut rusak akibat aksi corat-coret di sekitar lokasi. Akibat aksi itu, kawasan yang harusnya nyaman menjadi tak terurus dan rusak.
Selasa (4/9/2012), Dinas Pertanian (Distan) Kota Surabaya langsung menurunkan 40 personel untuk melakukan perbaikan fasilitas yang dibangun untuk menunjang kawasan lindung di Kota Pahlawan itu.
Sekretaris Distan Kota Surabaya Hari Tjahyono menuturkan, aksi vandalime itu membuat kondisi Wonorejo jadi buruk. Makanya pihaknya langsung mengerahkan 40 personel yang sebagian besar dari bidang kehutanan untuk bersih-bersih jogging track.
“Biar tak menyebar kerusakannya. Biar lingkungan di sini bisa tetap terjaga,” ujar Hari, Selasa (4/9/2012).
Mantan Kabag Humas itu melanjutkan, ada banyak titik pada jogging track di Wonorejo yang menjadi sasaran vandalisme warga yang kurang kerjaan.
Salah satu titik jogging track ditemukan ada coretan-coretan dan juga gambar-gambar yang membuat arena jalan dan lari itu jadi kurang enak dilihat.
Memang, kata Hari, Distan Surabaya sudah menempatkan petugas untuk mengawasi tingkah laku warga yang datang ke jogging track. “Tapi kan tidak bisa setiap waktu diawasi karena memang personelnya terbatas,” sahutnya.
Sementara itu, Januar Ali Shadikin, salah satu pengunjung di Wonorejo mengatakan, kedatangannya ke ecowisata memang ingin menikmati nuansa alam yang menarik. Kalau ada kerusakan seperti ini tentunya mengurangi eksotisme wisata alam di Surabaya itu.
Dari pantauan di lapangan, lokasi jogging track di kawasan Wonorejo Kecamatan Rungkut rusak akibat aksi corat-coret di sekitar lokasi. Akibat aksi itu, kawasan yang harusnya nyaman menjadi tak terurus dan rusak.
Selasa (4/9/2012), Dinas Pertanian (Distan) Kota Surabaya langsung menurunkan 40 personel untuk melakukan perbaikan fasilitas yang dibangun untuk menunjang kawasan lindung di Kota Pahlawan itu.
Sekretaris Distan Kota Surabaya Hari Tjahyono menuturkan, aksi vandalime itu membuat kondisi Wonorejo jadi buruk. Makanya pihaknya langsung mengerahkan 40 personel yang sebagian besar dari bidang kehutanan untuk bersih-bersih jogging track.
“Biar tak menyebar kerusakannya. Biar lingkungan di sini bisa tetap terjaga,” ujar Hari, Selasa (4/9/2012).
Mantan Kabag Humas itu melanjutkan, ada banyak titik pada jogging track di Wonorejo yang menjadi sasaran vandalisme warga yang kurang kerjaan.
Salah satu titik jogging track ditemukan ada coretan-coretan dan juga gambar-gambar yang membuat arena jalan dan lari itu jadi kurang enak dilihat.
Memang, kata Hari, Distan Surabaya sudah menempatkan petugas untuk mengawasi tingkah laku warga yang datang ke jogging track. “Tapi kan tidak bisa setiap waktu diawasi karena memang personelnya terbatas,” sahutnya.
Sementara itu, Januar Ali Shadikin, salah satu pengunjung di Wonorejo mengatakan, kedatangannya ke ecowisata memang ingin menikmati nuansa alam yang menarik. Kalau ada kerusakan seperti ini tentunya mengurangi eksotisme wisata alam di Surabaya itu.
(ysw)