Pangdam Siliwangi: Aparat keamanan harus kompak
Rabu, 05 September 2012 - 02:05 WIB
Pangdam Siliwangi: Aparat keamanan harus kompak
A
A
A
Sindonews.com - Untuk menghadapi bahaya terorisme, aparat keamanan seperti TNI, Polisi, dan intelijen harus solid. Bahkan informasi sekecil apapun jangan diabaikan.
Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaja menyatakan, dalam menghadapi gangguan keamanan seperti terorisme di Jabar diperlukan kekompakan antara TNI, Polisi, dan intelijen.
"Kita harus solid, tidak ada perpecahan di antara kita. Informasi kecil diolah dengan baik sehingga tidak membesar," tegas Pangdam, usai rapat Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten/Kota Se-Jabar, Di Bandung, Selasa (4/9/2012).
Dengan soliditas yang tinggi antar aparat penegak hukum yang dibantu TNI, dia berharap semua hal yang meresahkan masyarakat bisa dieliminasi sehingga masalah tersebut tidak menjadi besar.
Sonny mengaku, pihaknya bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk menghadapi ancaman terorisme. "Harus dong (kerja sama), TNI, Polisi termasuk Kominda Kota/Kabupaten," tandasnya.
TNI sendiri ikut mewaspadai akan bahaya terorisme yang bisa mengganggu masyarakat hingga keamanan negara. "Sekarang lebih siaga lagi, lebih waspada,lebih proaktif lagi," tambahnya.
Meski begitu, situasi keamanan di Jabar sendiri menurutnya terbilang kondusif.
Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaja menyatakan, dalam menghadapi gangguan keamanan seperti terorisme di Jabar diperlukan kekompakan antara TNI, Polisi, dan intelijen.
"Kita harus solid, tidak ada perpecahan di antara kita. Informasi kecil diolah dengan baik sehingga tidak membesar," tegas Pangdam, usai rapat Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten/Kota Se-Jabar, Di Bandung, Selasa (4/9/2012).
Dengan soliditas yang tinggi antar aparat penegak hukum yang dibantu TNI, dia berharap semua hal yang meresahkan masyarakat bisa dieliminasi sehingga masalah tersebut tidak menjadi besar.
Sonny mengaku, pihaknya bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk menghadapi ancaman terorisme. "Harus dong (kerja sama), TNI, Polisi termasuk Kominda Kota/Kabupaten," tandasnya.
TNI sendiri ikut mewaspadai akan bahaya terorisme yang bisa mengganggu masyarakat hingga keamanan negara. "Sekarang lebih siaga lagi, lebih waspada,lebih proaktif lagi," tambahnya.
Meski begitu, situasi keamanan di Jabar sendiri menurutnya terbilang kondusif.
(ysw)