Puluhan anak di Kefamenanu terserang diare
Kamis, 30 Agustus 2012 - 09:29 WIB
Puluhan anak di Kefamenanu terserang diare
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan anak balita di Kefamenanu Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali terserang penyakit diare, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah sakit umum daerah Kefamenanu.
Sejak awal bulan Agustus hingga sekarang tercatat 20-an anak balita sudah di rawat di ruang anak rumah sakit ini karena menderita penyakit menular tersebut.
"Sekarang masih ada sembilan balita pasien derita diare, sedangkan belasan lainnya telah sembuh dan sudah kembali," ungkap Dokter spesialis anak, dr Mervin tri Hadianto, di RSUD Kefamenanu, Rabu, 29 Agustus 2012.
Menurut Dokter, Para balita penderita diare ini langsung mendapatkan cairan tambahan begitu tiba di rumah sakit karena kondisi mereka ketika datang telah lemah.
Pola hidup yang tidak sehat cuaca yang tidak menentu dan sanitasi yang kurang baik diduga menjadi penyebab penyebaran penyakit menular ini.
Orang tua pasien mengaku, anak mereka semula mengalami gejala awal muntah-muntah dan perut kembung hingga akhirnya mereka larikan ke rumah sakit umum.
“Awalnya anak tidak mau makan, akhirnya perut jadi kembung, lalu buang air besar terus menerus, karena takut terjadi sesuatu kami antar ke Rumah sakit, sekarang sudah mulai membaik,” kata Dortia Sasi Ibu balita diare
Sejumlah pasien diare yang telah sembuh sudah pulang ke rumahnya namun diperkirakan penderita diare akan terus bertambah akibat sulitnya warga mendapatkan air bersih untuk dikomsumsi apalagi musim kemarau mulai melanda wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Walaupun pasien diare cukup banyak dirawat pada Agustus ini namun belum ada korban meninggal pemerintah setempat juga belum menetapkan kasus diare ini sebagai KLB.
Sejak awal bulan Agustus hingga sekarang tercatat 20-an anak balita sudah di rawat di ruang anak rumah sakit ini karena menderita penyakit menular tersebut.
"Sekarang masih ada sembilan balita pasien derita diare, sedangkan belasan lainnya telah sembuh dan sudah kembali," ungkap Dokter spesialis anak, dr Mervin tri Hadianto, di RSUD Kefamenanu, Rabu, 29 Agustus 2012.
Menurut Dokter, Para balita penderita diare ini langsung mendapatkan cairan tambahan begitu tiba di rumah sakit karena kondisi mereka ketika datang telah lemah.
Pola hidup yang tidak sehat cuaca yang tidak menentu dan sanitasi yang kurang baik diduga menjadi penyebab penyebaran penyakit menular ini.
Orang tua pasien mengaku, anak mereka semula mengalami gejala awal muntah-muntah dan perut kembung hingga akhirnya mereka larikan ke rumah sakit umum.
“Awalnya anak tidak mau makan, akhirnya perut jadi kembung, lalu buang air besar terus menerus, karena takut terjadi sesuatu kami antar ke Rumah sakit, sekarang sudah mulai membaik,” kata Dortia Sasi Ibu balita diare
Sejumlah pasien diare yang telah sembuh sudah pulang ke rumahnya namun diperkirakan penderita diare akan terus bertambah akibat sulitnya warga mendapatkan air bersih untuk dikomsumsi apalagi musim kemarau mulai melanda wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Walaupun pasien diare cukup banyak dirawat pada Agustus ini namun belum ada korban meninggal pemerintah setempat juga belum menetapkan kasus diare ini sebagai KLB.
(azh)