Perampok tembak korbannya hingga tewas
Rabu, 29 Agustus 2012 - 17:54 WIB
Perampok tembak korbannya hingga tewas
A
A
A
Sindonews.com - Perampok berpistol menyatroni rumah Cik Man (70) warga Dusun Kramo Desa Sri Kembang Betung Banyuasin. Berusaha melawan, Cik Man tewas tertembus timah panas dibagian dada. Perampok berhasil menggasak uang Rp25 juta dan emas 20 suku.
Informasi dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Rabu (29/8/2012) dinihari. Kakek Cik Man yang tinggal berdua bersama istrinya, Tina (50) dikejutkan suara gedoran dipintu sekira pukul 01.30 WIB.
Setelah pintu terbuka, kakek Cik Man melihat seseorang laki-laki dengan menggunakan penutup kepala berada dekat pintunya. Kakek Cik Man yang sudah memegang parang mengarahkannya ke salah satu pelaku dan melukai tangan kiri.
Melihat itu, perampok lain menembakan senjata api ke dada korban.
"Sempat dihadang,dengan parang oleh Cik Man. Tapi taunya,mereka punya senpi. Kakek tertembak di dada,"ujar Siti.
Dalam kondisi tertembak, Cik Man dan istrinya diminta menunjukkan simpanan harta mereka. Tak menunggu lama, kawanan perampok langsung kabur dari rumah korban setelah berhasil menggondol uang dan emas. Kawanan perampok itu berlari ke arah kebun PTPN VII Afdeling V.
Begitu permpok kabur, istri korban meminta pertolongan warga. Sayangnya,nyawa kakek Cik Man tidak tertolong.
Kapolsek Betung, AKP Ali Rojikun membenarkan peristiwa perampokan yang menewaskan warga Desa Sri Kembang. "Kemungkinan pelaku orang dekat korban. Karena saat rumah digedor, pelaku memanggil-manggil nama korban," terangnya.
Saat ini, jajaran Polsek Betung melakukan pengjaran terhadap para pelaku. Termasuk jenis senjata api yang digunakan.
Informasi dihimpun, peristiwa ini terjadi pada Rabu (29/8/2012) dinihari. Kakek Cik Man yang tinggal berdua bersama istrinya, Tina (50) dikejutkan suara gedoran dipintu sekira pukul 01.30 WIB.
Setelah pintu terbuka, kakek Cik Man melihat seseorang laki-laki dengan menggunakan penutup kepala berada dekat pintunya. Kakek Cik Man yang sudah memegang parang mengarahkannya ke salah satu pelaku dan melukai tangan kiri.
Melihat itu, perampok lain menembakan senjata api ke dada korban.
"Sempat dihadang,dengan parang oleh Cik Man. Tapi taunya,mereka punya senpi. Kakek tertembak di dada,"ujar Siti.
Dalam kondisi tertembak, Cik Man dan istrinya diminta menunjukkan simpanan harta mereka. Tak menunggu lama, kawanan perampok langsung kabur dari rumah korban setelah berhasil menggondol uang dan emas. Kawanan perampok itu berlari ke arah kebun PTPN VII Afdeling V.
Begitu permpok kabur, istri korban meminta pertolongan warga. Sayangnya,nyawa kakek Cik Man tidak tertolong.
Kapolsek Betung, AKP Ali Rojikun membenarkan peristiwa perampokan yang menewaskan warga Desa Sri Kembang. "Kemungkinan pelaku orang dekat korban. Karena saat rumah digedor, pelaku memanggil-manggil nama korban," terangnya.
Saat ini, jajaran Polsek Betung melakukan pengjaran terhadap para pelaku. Termasuk jenis senjata api yang digunakan.
(ysw)