Waiting list haji Kulonprogo hingga 2023

Selasa, 28 Agustus 2012 - 21:30 WIB
Waiting list haji Kulonprogo...
Waiting list haji Kulonprogo hingga 2023
A A A
Sindonews.com - Bagi warga Kulonprogo, Yogyakarta, Jawa Tengah, yang ingin menunaikan rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji harus bersabar. Karena, waiting list (daftar tunggu) keberangkatan haji yang saat ini terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo tercatat hingga 2023 mendatang.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kulonprogo Nur Rahmawan mengatakan, daftar tunggu haji untuk Kulonprogo mencapai 3.129 orang hingga 2023. Bahkan untuk 2023 pun hanya tersisa 200 tempat saja untuk DIY.

Jika sisa 200 tempat itu terpenuhi maka pendaftar berikutnya baru bisa diberangkatkan ke tanah suci setahun berikutnya atau tahun 2024.

"Sisa 200 itu kemarin, mungkin hari ini atau besok berkurang lagi," kata Nur, di Yogyakarta, Jawa Tengah, Selasa (28/8/2012).

Dia menjelaskan, untuk Kulonprogo animo masyarakat menunaikan ibadah haji terus meningkat. Kondisi ini dipicu meningkatnya kesadaran masyarakat menunaikan salah satu rukun dalam Islam itu. Tak hanya itu, tingginya animo juga dipicu meningkatnya taraf kesejahteraan masyarakat.

"Kecenderungan untuk berangkat haji terus meningkat peminatnya. Kami rasa ini karena kesadaran keberagamaan yang terus meningkat dan peningkatan kesejahteraan di masyarakat. Sekarang setiap hari selalu ada yang daftar, minimal dua keluarga," terangnya.

saat disinggung calon jamaah haji yang dipastikan berangkat tahun ini, Nur memastikan sebanyak 248 orang yang seharusnya berangkat pada gelombang pertama. Dari jumlah itu, 247 di antaranya sudah melunasi seluruh biaya haji. Sedangkan satu lainnya masuk gelombang dua karena tidak ada mahrom.

Menurut dia, jika dihitung secara keseluruhan jamaah yang terdaftar sebanyak 255 orang. Hanya saja, tujuh di antaranya tidak bisa diberangkatkan karena berbagai alasan.

"Keseluruhan yang terdaftar 255. Tapi ada tujuh yang sakit, mundur dan alasan lainnya. Sehingga hanya 248 yang positif. Itu pun, satu di antaranya ikut gelombang dua. Tapi yang bersangkutan sudah terdaftar," terangnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini dirinya belum tahu pasti berapa jumlah tambahan yang diberikan untuk DIY khususnya Kulonprogo. Belum ada surat resmi dari Kemenag Pusat terkait Hal itu. "Katanya 10.000 se-Indonesia. DIY kebagian berapa kita belum tahu," pungkas dia.

Kuota haji DIY sendiri secara keseluruhan sebanyak 3.068 ditambah petugas 23 orang. Sedangkan ONH tahun ini ditetapkan 3.167 dolar atau setara Rp34,5 juta.
(mhd)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Lebih dari 3 Dekade,...
Lebih dari 3 Dekade, Lintasarta Andal Beri Solusi ICT bagi Pemerintah Daerah
Berita Terkini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
2 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
2 jam yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
2 jam yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
3 jam yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
3 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved