HUT Jabar lebih muda dibanding Bandung
Senin, 27 Agustus 2012 - 18:18 WIB
HUT Jabar lebih muda dibanding Bandung
A
A
A
Sindonews.com - Provinsi Jawa Barat (Jabar) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 67 Senin (27/8/2012). Usia Jabar jauh lebih muda dibandingkan Ibu Kota-nya, Bandung, yang sudah berusia dua abad.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Lex Laksamana menceritakan, sejarah singkat yang menjadi latar belakang hari jadi Jabar yang ke-67 itu dicanangkan 19 Agustus 1945 berdasarkan Perda Nomor 26 Tahun 2010 tentang Hari Jadi Provinsi Jabar.
Tambahnya, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) membentuk delapan provinsi di Indonesia, yakni Provinsi Jabar, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Borneo, Sulawesi, Maluku, dan Sunda Kecil.
"Masing-masing provinsi ini dikepalai seorang gubernur. Sutarjo Karto Hadikusumo menjadi Gubernur Jabar yang pertama," kata Lex, di sela peringatan HUT Jabar, Senin (27/8/2012).
Lanjutnya, waktu itu Gubernur Jabar pertama, Sutarjo, berkedudukan di Jakarta. Dia menjabat sebagai gubernur diangkat langsung oleh presiden pertama RI Soekarno.
"Lalu (Gubernur Jabar) pindah ke Bandung," tambahnya.
Lanjutnya, sejarah Provinsi Jabar muncul pertama kali pada 19 Agustus 1945.
"Pembentukan Provinsi Jabar pada 19 Agustus 45 mestinya membuat kita bangga, karena wilayah administrasi pemeritahan dibentuk dalam konteks NKRI. Jadi eksistensi Jabar bukan produk kolonialisme. Tapi hasil perjuangan merebut kemerdekaan bagi NKRI," tandasnya.
Pembentukan Provinsi Jabar menunjukkan, jika masyarakat Jabar kompak dengan 30 provinsi lainnya di Indonesia untuk mendukung NKRI setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Lex Laksamana menceritakan, sejarah singkat yang menjadi latar belakang hari jadi Jabar yang ke-67 itu dicanangkan 19 Agustus 1945 berdasarkan Perda Nomor 26 Tahun 2010 tentang Hari Jadi Provinsi Jabar.
Tambahnya, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) membentuk delapan provinsi di Indonesia, yakni Provinsi Jabar, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Borneo, Sulawesi, Maluku, dan Sunda Kecil.
"Masing-masing provinsi ini dikepalai seorang gubernur. Sutarjo Karto Hadikusumo menjadi Gubernur Jabar yang pertama," kata Lex, di sela peringatan HUT Jabar, Senin (27/8/2012).
Lanjutnya, waktu itu Gubernur Jabar pertama, Sutarjo, berkedudukan di Jakarta. Dia menjabat sebagai gubernur diangkat langsung oleh presiden pertama RI Soekarno.
"Lalu (Gubernur Jabar) pindah ke Bandung," tambahnya.
Lanjutnya, sejarah Provinsi Jabar muncul pertama kali pada 19 Agustus 1945.
"Pembentukan Provinsi Jabar pada 19 Agustus 45 mestinya membuat kita bangga, karena wilayah administrasi pemeritahan dibentuk dalam konteks NKRI. Jadi eksistensi Jabar bukan produk kolonialisme. Tapi hasil perjuangan merebut kemerdekaan bagi NKRI," tandasnya.
Pembentukan Provinsi Jabar menunjukkan, jika masyarakat Jabar kompak dengan 30 provinsi lainnya di Indonesia untuk mendukung NKRI setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
(mhd)