Diving di Bali, WN Jepang hilang

Senin, 27 Agustus 2012 - 09:50 WIB
Diving di Bali, WN Jepang...
Diving di Bali, WN Jepang hilang
A A A
Sindonews.com - Warga Negara (WN) Jepang Ai Tanata dilaporkan hilang oleh rombongannya ketika sedang melakukan penyelaman (diving) di sekitar Perairan Nusa Penida Kabupaten Klungkung, Bali Minggu 26 Agustus 2012 siang. Hingga kini Tim SAR terus melakukan pencarian korban.

Hingga Senin (27/8/2012) pagi, Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian Ai Tanata pemilik paspor TH7855970 yang hilang di perairan Cistal Bay Nusa Penida sekira pukul 13.30 Wita.

"Kami akan lanjutkan pencarian pagi ini dengan fokus pencarian masih sekitar lokasi kejadian ke arah selatan," kata staf Basarnas Denpasar Amtarama, Senin (27/8/2012).

Dijelaskannya, insiden yang menimpa WN Jepang itu bermula saat korban bersama 13 rekannya hendak menyelam di perairan yang terkenal dengan keindahan biota lautnya itu. Rombongan bertolak dari Pelabuhan Padang Bai menuju Nusa Penida, menumpang dua boat.

Setelah menyelam beberapa lama, semua wisatawan bisa kembali ke permukaan dan naik kapal boat, namun korban tak kunjung muncul. Rekan-rekannya bersama pemandu diving terus melakukan pencarian di sekitar lokasi namun hasilnya nihil.

Awalnya, sempat dikira yang tenggelam adalah suami korban sesuai paspor namun setelah dicek lebih lanjut di jasa wisata menyelam di Wreck Diving Tulamben, Karangasem, korban diketahui wanita berumur antara 30 sampai 35 tahun.

Karena tak juga menemukan korban, rombongan wisman Jepang itu kembali ke tempatnya menginap di Padang Bai Beach Home Stay, Karangasem. Setelah dilaporkan, Tim SAR sore itu juga melakukan pencarian, namun terkendala cuaca. "Jarak pandang terbatas karena gelap, cuaca sangat buruk sehingga pencarian dilanjutkan kembali pagi ini," kata Rama.

Hari ini SAR Denpasar mengerahkan 15 personel dan satu unit inflatble boat diperkuat unsur SAR lainnya seperti dari Pol Air Polda Bali, Balawista, PMI, pihak penyewa boat yang ditumpangi wisatawan dan unsur
masyarakat lainnya.
(ysw)
Copyright © 2025 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.5216 seconds (0.1#10.24)