Bus terguling usai gilas pengendara motor
Sabtu, 25 Agustus 2012 - 20:22 WIB
Bus terguling usai gilas pengendara motor
A
A
A
Sindonews.com – Bus Harum Nopol Z 7772 T jurusan Tasikmalaya-Cirebon terguling di Jalan Raya Ciamis-Kawali KM 06 tepatnya di Dusun Cisepet, Desa Alinayin, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Sebelumnya, bus sempat menggilas seorang pengendara motor.
Pengendara motor yang tewas seketika bernama Soni Setiawan (24), seorang buruh harian lepas warga Lingkungan Rahayu 1 RT03/02 Desa Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.
Kecelakaan tersebut bermula saat bus melaju dari arah Kawali (Utara) menuju Ciamis (Selatan). Sesampai di lokasi, dari arah berlawanan terlihat dua kendaraan motor melaju kencang saling mendahului. Tiba-tiba, motor bergesekan dan salah satu motor terjatuh. Pengendara berikut yang diboncengnya terlempar.
Karena posisi bus dan motor nyaris berhadapan, bus yang dikemudikan Asep tidak bisa dikendalikan. Bus menabrak pengendara motor yang sudah terlempar. Setelah itu, bus oleng menabrak tebing dan akhirnya terguling di tepi kiri jalan.
Belakangan diketahui, motor yang melaju kencang saling mendahului itu salah satu di antaranya motor Supra Nopol Z 2738 LD yang dikemudikan korban meninggal dunia membonceng rekannya Andri (30).
“Bus terguling bukan karena tabrakan, tapi bermaksud menghindari ada motor yang serempetan di depan,” kata kernet bus Dodo, Sabtu (25/8/2012).
Saksi mata Saeful Bahri (32) warga Baregbeg menjelaskan, peristiwa kecelakaan itu berlangsung sangat cepat. Setelah jatuh dan terlempar pengendara motor langsung terlindah bus.
“Pengendara motor itu tewas seketika di lokasi tabrakan,” kata Endang.
Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Ciamis Ajun Komisaris Polisi Andriyanto membenarkan peristiwa kecelakaan di jalur Ciamis-Kawali yang menewaskan seorang pengendara motor dan mengakibatkan delapan penumpang bus luka-luka.
“Kasus kecelakan itu saat ini sudah ditangani petugas lalu-lintas setempat,” kata Andriyanto.
Andriyanto menjelaskan, sang sopir bus beberapa saat setelah kejadian sempat melarikan diri dan dikejar warga. Namun, polisi sudah berhasil mengantongi identitasnya.
“Kendaraan bus dan motor yang rusak sudah diamankan di Mapolres Ciamis. Kami akan meminta keterangan sopir bus dan saksi mata untuk mempertangungjawabkan peristiwa kecelakaan yang menewaskan pengendara motor dan mengakibatkan delapan penumpang bus terluka,” pungkas Andriyanto.
Pengendara motor yang tewas seketika bernama Soni Setiawan (24), seorang buruh harian lepas warga Lingkungan Rahayu 1 RT03/02 Desa Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.
Kecelakaan tersebut bermula saat bus melaju dari arah Kawali (Utara) menuju Ciamis (Selatan). Sesampai di lokasi, dari arah berlawanan terlihat dua kendaraan motor melaju kencang saling mendahului. Tiba-tiba, motor bergesekan dan salah satu motor terjatuh. Pengendara berikut yang diboncengnya terlempar.
Karena posisi bus dan motor nyaris berhadapan, bus yang dikemudikan Asep tidak bisa dikendalikan. Bus menabrak pengendara motor yang sudah terlempar. Setelah itu, bus oleng menabrak tebing dan akhirnya terguling di tepi kiri jalan.
Belakangan diketahui, motor yang melaju kencang saling mendahului itu salah satu di antaranya motor Supra Nopol Z 2738 LD yang dikemudikan korban meninggal dunia membonceng rekannya Andri (30).
“Bus terguling bukan karena tabrakan, tapi bermaksud menghindari ada motor yang serempetan di depan,” kata kernet bus Dodo, Sabtu (25/8/2012).
Saksi mata Saeful Bahri (32) warga Baregbeg menjelaskan, peristiwa kecelakaan itu berlangsung sangat cepat. Setelah jatuh dan terlempar pengendara motor langsung terlindah bus.
“Pengendara motor itu tewas seketika di lokasi tabrakan,” kata Endang.
Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Ciamis Ajun Komisaris Polisi Andriyanto membenarkan peristiwa kecelakaan di jalur Ciamis-Kawali yang menewaskan seorang pengendara motor dan mengakibatkan delapan penumpang bus luka-luka.
“Kasus kecelakan itu saat ini sudah ditangani petugas lalu-lintas setempat,” kata Andriyanto.
Andriyanto menjelaskan, sang sopir bus beberapa saat setelah kejadian sempat melarikan diri dan dikejar warga. Namun, polisi sudah berhasil mengantongi identitasnya.
“Kendaraan bus dan motor yang rusak sudah diamankan di Mapolres Ciamis. Kami akan meminta keterangan sopir bus dan saksi mata untuk mempertangungjawabkan peristiwa kecelakaan yang menewaskan pengendara motor dan mengakibatkan delapan penumpang bus terluka,” pungkas Andriyanto.
(ysw)