Sungai di Sidoarjo dipenuhi sampah
Sabtu, 25 Agustus 2012 - 14:08 WIB
Sungai di Sidoarjo dipenuhi sampah
A
A
A
Sindonews.com - Warga Sidoarjo pantas cemas wilayahnya terendam banjir karena Sungai Jenggolo yang membelah kota Sidoarjo tersumbat sampah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengaku kewalahan dengan banyaknya volume sampah yang menyumbat beberapa sungai.
Pantauan di lapangan pada Sabtu (25/8/2012), sampah yang menumpuk dibawah jembatan Sungai Jenggolo dibiarkan begitu saja. Bahkan, kondisi seperti itu sudah berlangsung beberapa bulan hingga terjadi pendangkalan.
Sampah di Sungai Jenggolo menumpuk disebelah barat jembatan. Bukan hanya menyumbat aliran sungai yang membelah Jalan Raya Jenggolo menuju Buduran tersebut juga menimbulkan bau tak sedap.
"Saya heran sampah menumpuk seperti itu kok belum dibersihkan, apa memang sengaja dibiarkan," ujar Muzakki, warga sekitar.
Warga biasa menyebut sungai itu Sungai Kemambang dan saat musim kemarau airnya berkurang drastis. Namun, jika sampah-sampah yang mengapung dibiarkan akan mempercepat pendangkalan sungai.
Untuk itu, warga berharap agar Dinas Pengairan segera membersihkan sampah itu segera. Apalagi di dekat jembatan itu merupakan halte penumpang angkutan umum. "Kalau saya nunggu angkot disini baunya busuk," ujar Nurul, warga yang menunggu angkot di halte tersebut.
Kepala Dinas Pengairan Pemkab Sidoarjo Fatkhurrahman mengatakan, pihaknya terus membersihkan sampah-sampah di sungai. Karena banyaknya sungai yang dipenuhi sampah, sehingga tidak bisa dilakukan sekaligus.
"Kami akan membersihkan sampah di sungai. Tapi mengingat banyak sungai yang dipenuhi sampah, jadi harus bergiliran," tandasnya.
Pantauan di lapangan pada Sabtu (25/8/2012), sampah yang menumpuk dibawah jembatan Sungai Jenggolo dibiarkan begitu saja. Bahkan, kondisi seperti itu sudah berlangsung beberapa bulan hingga terjadi pendangkalan.
Sampah di Sungai Jenggolo menumpuk disebelah barat jembatan. Bukan hanya menyumbat aliran sungai yang membelah Jalan Raya Jenggolo menuju Buduran tersebut juga menimbulkan bau tak sedap.
"Saya heran sampah menumpuk seperti itu kok belum dibersihkan, apa memang sengaja dibiarkan," ujar Muzakki, warga sekitar.
Warga biasa menyebut sungai itu Sungai Kemambang dan saat musim kemarau airnya berkurang drastis. Namun, jika sampah-sampah yang mengapung dibiarkan akan mempercepat pendangkalan sungai.
Untuk itu, warga berharap agar Dinas Pengairan segera membersihkan sampah itu segera. Apalagi di dekat jembatan itu merupakan halte penumpang angkutan umum. "Kalau saya nunggu angkot disini baunya busuk," ujar Nurul, warga yang menunggu angkot di halte tersebut.
Kepala Dinas Pengairan Pemkab Sidoarjo Fatkhurrahman mengatakan, pihaknya terus membersihkan sampah-sampah di sungai. Karena banyaknya sungai yang dipenuhi sampah, sehingga tidak bisa dilakukan sekaligus.
"Kami akan membersihkan sampah di sungai. Tapi mengingat banyak sungai yang dipenuhi sampah, jadi harus bergiliran," tandasnya.
(ysw)