Kebakaran, 12 rumah di Jatinegara Kaum rata
Sabtu, 25 Agustus 2012 - 12:16 WIB
Kebakaran, 12 rumah di Jatinegara Kaum rata
A
A
A
Sindonews.com - Kebakaran kembali melanda Jakarta yang ditinggal mudik. Kali ini si jago merah mengamuk di kawasan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (25/8/2012) pagi.
Dua belas rumah di RT01 dan 02 RW03, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung hangus dilahap si Jago Merah sekitar pukul 07.30 WIB. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga dan langsung menyambar ke bangunan lain di sekitarnya.
Diduga api berasal dari korsleting kabel dari tiang listrik yang letaknya tidak jauh dari kediaman Nur yang memiliki warung kelontong. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan kediaman Nur yang pada saat kejadian sedang ditinggal mudik.
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Jaktim AKP Diahtin Agustina menuturkan, api berasal dari korsleting kabel yang terkelupas.
"Sumber api berasal dari kabel di tiang listrik yang sudah terkelupas. Api itu kemudian menyambar warung Ibu Nur, hingga ke bangunan lain di sekitarnya," ucapnya.
Api kemudian menyebar dan menghanguskan 11 bangunan lain di sekitarnya seperti bengkel motor, warteg, kios pulsa, reparasi gigi, Musalla Al Hikmah, toko Mebel, dan lima rumah warga. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, namun total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur Idris DN menjelaskan, pihaknya menerjunkan sebanyak 15 unit mobil pemadam dengan 75 personel.
"Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB, karena kobaran api yang sudah membesar dan menghanguskan hampir seluruh bagian rumah warga," ujar Idris.
Akibat peristiwa ini arus lalu lintas di sepanjang Jalan Bekasi Raya terpaksa ditutup. Sementara untuk mengantisipasi kemacetan, pengguna jalan dari arah Klender menuju Pulogadung dialihkan melalui Jalan Pangeran Jayakarta.
Dua belas rumah di RT01 dan 02 RW03, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung hangus dilahap si Jago Merah sekitar pukul 07.30 WIB. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga dan langsung menyambar ke bangunan lain di sekitarnya.
Diduga api berasal dari korsleting kabel dari tiang listrik yang letaknya tidak jauh dari kediaman Nur yang memiliki warung kelontong. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan kediaman Nur yang pada saat kejadian sedang ditinggal mudik.
Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Jaktim AKP Diahtin Agustina menuturkan, api berasal dari korsleting kabel yang terkelupas.
"Sumber api berasal dari kabel di tiang listrik yang sudah terkelupas. Api itu kemudian menyambar warung Ibu Nur, hingga ke bangunan lain di sekitarnya," ucapnya.
Api kemudian menyebar dan menghanguskan 11 bangunan lain di sekitarnya seperti bengkel motor, warteg, kios pulsa, reparasi gigi, Musalla Al Hikmah, toko Mebel, dan lima rumah warga. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini, namun total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur Idris DN menjelaskan, pihaknya menerjunkan sebanyak 15 unit mobil pemadam dengan 75 personel.
"Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB, karena kobaran api yang sudah membesar dan menghanguskan hampir seluruh bagian rumah warga," ujar Idris.
Akibat peristiwa ini arus lalu lintas di sepanjang Jalan Bekasi Raya terpaksa ditutup. Sementara untuk mengantisipasi kemacetan, pengguna jalan dari arah Klender menuju Pulogadung dialihkan melalui Jalan Pangeran Jayakarta.
(ysw)