HUT ke-48, Vira Jaya Sakthi gelar Kirab
Minggu, 12 Agustus 2012 - 15:32 WIB
HUT ke-48, Vira Jaya Sakthi gelar Kirab
A
A
A
Sindonews.com - Batalyon Infantri 751/BS Vira Jaya Sakthi hari ini menggelar perayaan hari jadinya yang ke-48. Sekira 500 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan kirab dengan berjalan kaki sejauh lima kilometer.
Kirab dengan berjalan kaki tersebut dimulai pukul 00.00 WITA, Minggu dini hari (12/8/2012). Pasukan berjalan dari markas Batalyon Infantri 751/BS Vira Jaya Sakthi di Jalan Kemiri menuju ke Bandara Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Dalam peringatan hari jadi ini, penerangan (lampu) di markas Batalyon Infantri 751/BS Vira Jaya Sakthi dipadamkan. Pasukan pun berjalan kaki hanya dengan menggunakan obor.
Komandan Batalyon Infantri 751/BS Vira Jaya Sakthi, Letkol Inf Rahman Yadi mengatakan, acara tersebut dilakukan untuk mengikuti tradisi sakral batalyon dengan tujuan memohon kepada yang kuasa. Selain itu, acara itu juga dilakukan agar anggota tidak menemukan hambatan dalam menjalankan tugasnya.
"Kita harus menjadi contoh buat masyarakat. Berbagai masalah yang ada di sini beberapa waktu lalu agar menjadi pelajaran dalam peringatan hari jadi ini," ujar Rahman.
Selesai berjalan kaki, seluruh markas dipadamkan lampunya dan dikumpulkan di lapangan apel untuk mengikuti acara mengheningkan diri yang dimulai hingga pukul 3 pagi. Dalam acara tersebut tunggul kebesaran Vira Jaya Sakthi dikeluarkan dari lemari kaca yang tertutup rapat.
"Tunggul kebesaran ini tidak pernah dikeluarkan kecuali pada saat perang dan saat kirap dilakukan," papar Rahman.
menurutnya, kirab ini diikuti oleh seluruh anggota dari kompi markas, A, B, C, D, E, dan kompi bantuan. Selain itu tokoh-tokoh agama dari berbagai agama pun ikut serta dalam acara rutin tahunan ini.
Kirab dengan berjalan kaki tersebut dimulai pukul 00.00 WITA, Minggu dini hari (12/8/2012). Pasukan berjalan dari markas Batalyon Infantri 751/BS Vira Jaya Sakthi di Jalan Kemiri menuju ke Bandara Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
Dalam peringatan hari jadi ini, penerangan (lampu) di markas Batalyon Infantri 751/BS Vira Jaya Sakthi dipadamkan. Pasukan pun berjalan kaki hanya dengan menggunakan obor.
Komandan Batalyon Infantri 751/BS Vira Jaya Sakthi, Letkol Inf Rahman Yadi mengatakan, acara tersebut dilakukan untuk mengikuti tradisi sakral batalyon dengan tujuan memohon kepada yang kuasa. Selain itu, acara itu juga dilakukan agar anggota tidak menemukan hambatan dalam menjalankan tugasnya.
"Kita harus menjadi contoh buat masyarakat. Berbagai masalah yang ada di sini beberapa waktu lalu agar menjadi pelajaran dalam peringatan hari jadi ini," ujar Rahman.
Selesai berjalan kaki, seluruh markas dipadamkan lampunya dan dikumpulkan di lapangan apel untuk mengikuti acara mengheningkan diri yang dimulai hingga pukul 3 pagi. Dalam acara tersebut tunggul kebesaran Vira Jaya Sakthi dikeluarkan dari lemari kaca yang tertutup rapat.
"Tunggul kebesaran ini tidak pernah dikeluarkan kecuali pada saat perang dan saat kirap dilakukan," papar Rahman.
menurutnya, kirab ini diikuti oleh seluruh anggota dari kompi markas, A, B, C, D, E, dan kompi bantuan. Selain itu tokoh-tokoh agama dari berbagai agama pun ikut serta dalam acara rutin tahunan ini.
(lil)