Djan Faridz terancam sanksi

Rabu, 08 Agustus 2012 - 08:06 WIB
Djan Faridz terancam...
Djan Faridz terancam sanksi
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera memberikan sanksi kepada Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz terkait dukungan politik pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua.

DPP PPP sudah resmi mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) pada putaran kedua. Pada putaran pertama PPP bersama Partai Golkar dan Partai Damai Sejahtera (PDS) mendukung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono. Sementara Djan Faridz dikabarkan mendukung pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) sejak putaran pertama. Padahal, posisi Djan Faridz di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) III merupakan utusan PPP.

Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali menyatakan akan membahas secara khusus di rapat internal terkait sikap Djan Faridz. “Jadi dia boleh memberikan dukungannya kepada siapa saja, itu hak dia sebagai kader partai,” kata Suryadharma Ali di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa 7 Agustus 2012.

Hanya, Menteri Agama ini menegaskan, di dalam partai ada aturan main dan semua kader harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. “Dia boleh saja mendukungnya, namun kita ada aturannya,” kata Suryadharma Ali.

Saat ditanya kemungkinan sanksi yang diberikan PPP terhadap Djan Faridz, menurutnya, akan diputuskan dalam rapat internal partai. “Nanti kita rapatkan dulu,” tegas mantan Ketua Umum PB PMII ini.

Akibat perbedaan dukungan tersebut, PPP dikabarkan merekomendasikan kepada Presiden SBY agar memecat Djan Faridz dari jabatan Menpera. Namun, kabar tersebut secara tegas dibantah Suryadharma Ali. “Itu berita bohong, tidak ada permintaan dari DPP PPP untuk menarik saudara Djan Faridz sebagai Menpera. Selain itu, pergantian kursi menteri juga bukan kewenangan ketua parpol. Reshuffle itu kewenangan presiden,” ungkapnya.

Sebelumnya nama Djan Faridz disebut-sebut berada di balik kemenangan pasangan Jokowi-Ahok pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta. Indikasinya, rumah milik Djan Faridz di Jalan Borobudur dijadikan posko pemenangan Jokowi-Ahok. Tak hanya itu, Djan bersama Hasjim Djojohadikusumo, Prabowo, Edward Suryajaya juga disebut-sebut menggelontorkan dana besar demi kesuksesan Jokowi-Ahok. Setelah menjadi sasaran kecurigaan, Djan Faridz akhirnya buka suara.

Mantan anggota DPD ini menegaskan tidak pernah membiayai pasangan Jokowi-Ahok. Sebagai menteri, dia memastikan tidak terlibat politik, khususnya dalam Pilgub DKI Jakarta. “Pekerjaan saya sebagai menteri banyak. Tidak sempat ngurusi politik,” kata Djan kemarin.

PAN Ancam Kader Pembelot


Partai Amanat Nasional (PAN) kembali menegaskan komitmennya untuk memenangkan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) pada putaran kedua mendatang. Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa meminta seluruh kader partai berlambang matahari terbit itu solid untuk memenangkan Foke-Nara. Jika ada kader membelot terhadap keputusan parpol, akan dikenai sanksi.

“Istikamah dengan keputusan untuk mendukung Foke melanjutkan jabatannya di DKI. Seluruh kader harus mematuhi keputusan partai,” kata Hatta.

Sementara itu, Amien Rais menuturkan, Jakarta memiliki beban begitu berat dengan beragam persoalannya. Semua masalah ini harus bisa diselesaikan oleh gubernur mendatang. Tentu saja untuk menuntaskan pekerjaan berat ini membutuhkan orang teruji, berpengalaman, dan kapasitasnya tidak diragukan.

Dengan melihat kondisi Jakarta lima tahun terakhir memang tidak begitu menggembirakan bagi warganya, diperlukan perubahan. “Untuk melakukan perubahan tidak mesti orang baru. Orang lama juga bisa membuat perubahan,” ujar mantan Ketua MPR itu.
(lil)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
5 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
5 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
6 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
6 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
8 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
8 jam yang lalu
Infografis
Seperti Harimau, Elang...
Seperti Harimau, Elang Jawa Terancam Tinggal Cerita
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved