Kader PKS & wartawati tewas di Cipularang
Selasa, 07 Agustus 2012 - 16:06 WIB
Kader PKS & wartawati tewas di Cipularang
A
A
A
Sindonews.com - Seorang kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan wartawati Radio Dakta tewas dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Tol Cipularang. Dalam insiden itu, mobil yang dikendarai keduanya ringsek setelah menabrak truk fuso saat menuju Bandung.
Kedua korban yang diketahui bernama Muhammad Haris (44) yang menjabat sebagai Wakil Bidang Pengembangan Ekonomi DPD PKS Kota Bekasi, dan Yeni Puspitasari (33) langsung dilarikan ke Rumah sakit (RS) Cahya kawaluyaan, Kota Baru Parahyangan.
"Keduanya mengalami luka parah di bagian kepala yang mengakibatkan keluar darah cukup banyak, sehingga nyawanya tidak tertolong," katanya petugas keamanan RS Cahya Kawaluyaan, saat ditemui di ruang jenasah RS Cahaya Kawaluyaan, Padalarang, Jawa Barat, Selasa (7/8/2012).
Kepala Bidang Pelayanan Lalu Lintas Jasa Marga Andrianus Andri Kustiawan mengatakan, insiden kecelakaan itu terjadi sekira pukul 10.50 WIB. Saat itu, di jalur 2 arah menuju Bandung ada truk yang mengalami mogok. Tidak lama kemudian, datang kendaraan Toyota Rush dengan kecepatan tinggi dari arah belakang yang langsung menghantam truk tersebut.
Akibatnya kendaraan itu mengalami rusak parah, khususnya di bagian depan sebelah kiri. "Di kendaraan itu ada dua penumpang, satu penumpang yang merupakan pengemudi tewas di lokasi, sedangkan penumpangnya masih hidup, dan sempat dibawa ke rumah sakit," terangnya.
Kedua korban yang diketahui bernama Muhammad Haris (44) yang menjabat sebagai Wakil Bidang Pengembangan Ekonomi DPD PKS Kota Bekasi, dan Yeni Puspitasari (33) langsung dilarikan ke Rumah sakit (RS) Cahya kawaluyaan, Kota Baru Parahyangan.
"Keduanya mengalami luka parah di bagian kepala yang mengakibatkan keluar darah cukup banyak, sehingga nyawanya tidak tertolong," katanya petugas keamanan RS Cahya Kawaluyaan, saat ditemui di ruang jenasah RS Cahaya Kawaluyaan, Padalarang, Jawa Barat, Selasa (7/8/2012).
Kepala Bidang Pelayanan Lalu Lintas Jasa Marga Andrianus Andri Kustiawan mengatakan, insiden kecelakaan itu terjadi sekira pukul 10.50 WIB. Saat itu, di jalur 2 arah menuju Bandung ada truk yang mengalami mogok. Tidak lama kemudian, datang kendaraan Toyota Rush dengan kecepatan tinggi dari arah belakang yang langsung menghantam truk tersebut.
Akibatnya kendaraan itu mengalami rusak parah, khususnya di bagian depan sebelah kiri. "Di kendaraan itu ada dua penumpang, satu penumpang yang merupakan pengemudi tewas di lokasi, sedangkan penumpangnya masih hidup, dan sempat dibawa ke rumah sakit," terangnya.
(lil)